Klaim Miliki Bukti, FKPD Minta Kejati Ambil Alih Pengusutan Dana Covid-19 di Morotai

- Editor

Selasa, 21 Juni 2022 - 14:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iLustrasi

iLustrasi

Morotai, Maluku Utara- Forum Kajian Pembangunan Daerah (FKPD) Maluku Utara mendesak Kejaksaan Tinggi Malut segera menelusuri dugaan kasus korupsi anggaran Covid-19 di Kabupaten Pulau Morotai.

Ketua Advokasi FKPD Malut, Iksan Togol, kepada Haliyora melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/06/2022), mengatakan, ada kejanggalan pada tata kelola anggaran Covid-19 di Kabupaten Pulau Morotai sehingga harus segera ditelusuri oleh Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

“Ada terjadi kejanggalan tata kelola anggaran Covid-19, jadi kami mendesak Kejati Malut segera telusuri,” tandasnya.

Iksan juga mengaku pihaknya sudah memiliki beberapa bukti untuk dilaporkan ke Kejati Maluku Utara, sampai ke KPK.

“Kami punya bukti hasil investigasi kawan-kawan dan akan kami laporkan dugaan korupsi anggaran covid-19 di Kabupaten Pulau Morotai ini ke Kejati Malut dan KPK,” ujarnya menegaskan.

FKPD, sambung Iksan, juga akan menyuarakan kondisi tenaga kesehatan (nakes) yang merasakan ketidakadilan atas hak-hak mereka selama berkerja dalam situasi sulit.

“Kami turut prihatin soal nakes yang sudah bekerja tanpa pamrih menguras energi, namun haknya dikebiri. Jadi kami akan menyuarakan memperjuangkan aspirasi mereka.

BACA JUGA  80 Napi di Halsel Dapat Kado Remisi

Kata Iksan, desakan kepada Kejati Maluku Utara ini semata-mata agar dugaan korupsi anggaran Covid-19 tersebut segera ditelusuri serta Kejati juga melakukan memeriksa Pemda Pulau Morotai.

“FKPD mendesak agar Kejati Maluku Utara segera telusuri dan melakukan pemeriksaan dugaan korupsi penggunaan anggaran Covid-19 di Morotai, jika tidak diindahkan maka kami akan melakukan aksi demo lagi,” tandasnya. (Tir/Red)

Berita Terkait

Ini Tren Kasus Korupsi di Indonesia Sepanjang 2023, Malut Masuk?
Bupati Fifian Adeningsih Mus Sempatkan Waktu Bertemu CJH Asal Sula di Embarkasi Makassar
Tiba di Embarkasi Makassar, Besok CJH Sula Menuju Tanah Suci 
Ini Daerah Pemasok Miras Terbesar ke Area Tambang di Halteng 2 Bulan Terakhir
Jamaah Calon Haji Tanpa Visa Dikenai Denda dan Dideportasi
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polda Malut Intens Gelar Patroli di Wilayah Ini
Sama-sama Kantongi Surat Tugas, Bupati Petahana Sula dan Kakaknya Disurvei Golkar
Keluarga Korban Penikaman OTK di Sula Resah, Pelaku Belum Ditangkap 
Berita ini 282 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 13:16 WIT

Ini Tren Kasus Korupsi di Indonesia Sepanjang 2023, Malut Masuk?

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:34 WIT

Bupati Fifian Adeningsih Mus Sempatkan Waktu Bertemu CJH Asal Sula di Embarkasi Makassar

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:14 WIT

Suasana Khidmat Iringi Pelepasan Calon Jamaah Haji Oleh Bupati Halsel

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:38 WIT

Tiba di Embarkasi Makassar, Besok CJH Sula Menuju Tanah Suci 

Minggu, 19 Mei 2024 - 19:19 WIT

Ini Daerah Pemasok Miras Terbesar ke Area Tambang di Halteng 2 Bulan Terakhir

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:35 WIT

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polda Malut Intens Gelar Patroli di Wilayah Ini

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:19 WIT

Sama-sama Kantongi Surat Tugas, Bupati Petahana Sula dan Kakaknya Disurvei Golkar

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:20 WIT

Keluarga Korban Penikaman OTK di Sula Resah, Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Jamaah Calon Haji asal Kepulauan Sula tiba di Embarkasi Makassar, Sabtu (19/5/2024)

Headline

Tiba di Embarkasi Makassar, Besok CJH Sula Menuju Tanah Suci 

Minggu, 19 Mei 2024 - 20:38 WIT

error: Konten diproteksi !!