Jepang Bidik Morotai

- Editor

Rabu, 1 Juni 2022 - 08:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morotai, Maluku Utara- Sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia, Pulau Morotai sangat strategis untuk pengembangan ekonomi negara-negara pasifik.

Pulau ini, di masa Perang Dunia (PD) ke II pernah menjadi surga bagi negara-negara blok barat karena berada di bentangan pasifik dan menjadi lokasi strategis pangkalan militer kala itu.

Tak cuma Amerika cs, Morotai juga merupakan basis militer tentara Nipon untuk melebarkan sayap perjuangan Asia Timur Raya sebelum jatuh ke tangan tentara Amerika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daya tarik lainnya adalah sebagai gerbang pasifik, Pulau Morotai juga dikenal memiliki wilayah laut yang luas dan memiliki sumber daya perikanan kelautan berlimpah ruah di sana, sehingga banyak diminati para investor asing.

Sayang, potensi ini belum dikelola secara proporsional karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang mumpuni.

Menjawab tantangan ini, pada Senin (30/5/2022) dua hari lalu, Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), mengutus perwakilannya melakukan kunjungan ke Pulau Morotai.

Kunjungan tersebut dalam rangka kerja sama untuk pemberian dana hibah ke Kabupaten Pulau Morotai. Hibah Tokyo ini dalam bentuk Capacity Building untuk Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Pulau Morotai terkait proyek untuk promosi perikanan berkelanjutan di pulau terluar.

“Saya menerima tamu dari Japan International Cooperation Agency (JICA).
Kedatangan tamu dari Jepang dalam hal ini JICA ke Morotai dalam rangka membahas pemberian hibah capacity building untuk SKPT Pulau Morotai,” kata Pj. Bupati Pulau Morotai, Umar Ali di akun Facebooknya Selasa, 31 Mei 2022.

BACA JUGA  Buka Musrembang RKPD Tahun 2025, Ini Harapan Bupati Haltim

Hibah pemerintah Jepang ini hanya diberikan kepada 6 SKPT di Indonesia, yaitu Biak di Provinsi Papua, Pulau Moa dan Saumlaki di Maluku, Morotai di Maluku Utara, ditambah Pulau Natuna di Kepulauan Riau, lalu Sabang di Aceh.

“Jadi hanya enam daerah yang JICA berikan hibah. Kegiatan JICA di Morotai kali ini dalam rangka peningkatan kapasitas, survey lapangan, kunjungan dan koordinasi hingga tanggal 1 juni 2022,” ujar Umar Ali seraya meminta semua pihak agar mendukung program di maksud untuk kemakmuran masyarakat terutama di Pulau Morotai.

Sayangnya, informasi kedatangan utusan Pemerintah Jepang terkait mega proyek ini tak terekspos ke awak media melalui Humas Pemda Pulau Morotai. Informasi ini baru di ketahui setelah beredarnya cuitan Pejabat Bupati, Umar Ali di akun Facebooknya, Selasa kemarin.

Untuk mengetahui keberadaan informasi hibah Pemerintah Jepang ini, wartawan haliyora.id mecoba menghubungi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai, Dr. Yoppy Jutan.

Kepada wartawan, Yoppy memaparkan dipilihnya Morotai oleh Pemerintah Jepang lantaran selain sebagai salah satu pulau terluar di Indonesia (outder island), Kabupaten ini perlu mendapatkan penguatan terutama pada SDM nelayan, dengan harapan agar terciptanya perbaikan sistem rantai produksi ikan secara terukur serta dapat meningkatkan mutu hasil tangkapan nelayan melalui perbaikan sistem rantai nilai (supplay chain dan value chain).

Selanjutnya, pihak konsultan dalam hal ini JICA akan membuat manual book tentang cara penangkapan ikan yang baik dan benar agar hasil tangkapan meningkat sehingga mutu ikan semakin membaik.

BACA JUGA  Sebagian Besar Lapak di Parkiran Pelabuhan Mangga Dua Ternate tak Kantongi Izin

Di samping itu, tujuan output dari survey ini berupa manual book yang akan menjadi acuan dalam kegiatan hibah pelatihan dan pendampingan SDM nelayan yang berada di enam (6) Pulau perbatasan di Indonesia.

“Kegiatan hibah ini akan ditindaklanjuti melalui kemitraan dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Ambon, karena berada dalam wilayah Satuan Administrasi Pangkal (Satminkal) mereka,” ungkap Yoppy Jutan.

Selain itu, DKP pulau Morotai kata Yoppy, juga melakukan pendampingan dan memfasilitasi tim konsultan asal Jepang itu untuk tujuan koordinasi teknis dan kunjungan survey di lapangan selama tiga hari, yaitu sejak dua hari lalu hingga siang tadi.

Survey ini dilakukan pada beberapa sentra nelayan, termasuk Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu di Daeo dengan produk unggulan Tuna yang telah diekspor ke Vietnam.

“Jika itu berhasil kan sudah tentu ada peningkatan pendapatan nelayan, maka sudah tentu para nelayan juga akan memiliki nutu baik, harga tinggi, dan bahkan daya saing produk negara kita makin tinggi,” akuinya.

Soal besaran alokasi dana hibah, Yoppy mengaku tak begitu tahu. Dia lantas menyarankan ke wartawan agar mengkonfirmasi hal ini ke Humas dan Dinas PTSP Kabupaten Pulau Morotai.

“Soalnya belum ada kabar pasti terkait dengan hal itu. Silahkan ke Humas Pemda atau Dinas PTSP. Sebab, saya baru mulai seminggu bertugas di sini. Selama 16 tahun saya berdinas di Pemda Halmahera Utara,” tutupnya. (Tir-2)

Berita Terkait

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran
Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen
Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 
Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran
Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda
Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate
Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Berita ini 642 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:50 WIT

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 19:32 WIT

Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Berita Terbaru

Wisata Pantai Jikolamo

Food & Travel

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Sabtu, 13 Apr 2024 - 16:50 WIT

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

error: Konten diproteksi !!