Pemkot Ternate Kerjasama Kejari Bentuk Rumah Restorative Justice

- Editor

Rabu, 27 April 2022 - 17:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Maluku Utara – Pemerintah bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate sepakat membentuk dan melaksanakan rumah Restorative Justice di wilayah Kota Ternate.

Kesepakatan tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Walikota Ternate M. Tauhid Soleman dengan Kejaksaan Negeri, Rabu (17/4/2022), di lantai III Kantor Walikota Ternate.

Hadir menyaksikan penandatanganan MoU tersebut Ketua Pengadilan Agama Kota Ternate, Dandim 1501/Ternate, Wakapolres Ternate, Danlanal Ternate serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemkot Ternate.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri Ternate, Abdullah, mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemkot Ternate yang memberikan dukungan terhadap program Rumah Restorative Justice di wilayah Kota Ternate.

Abdullah menjelaskan, Restorative Justice (RJ) merupakan budaya dan nilai-nilai masyarakat Ternate yang selalu menjunjung tinggi perdamaian dalam lingkungan masyarakat.

“Restorative Justice ini merupakan salah satu implementasi rasa persaudaraan dalam tatanan hidup masyarakat,” katanya.

Dikatakan, apabila terjadinya sebuah tindak pidana atau hal-hal yang menimbulkan pidana, maka langkah awal adalah mendamaikan para pihak secara berjenjang mulai dari masyarakat, kepolisian hingga pada tingkat kejaksaan.

BACA JUGA  Ternate Miliki 43 Situs Geologi, Batang Dua Berbeda dan Unik

Kata Abdullah, Kejari Ternate berkomitmen untuk mendukung program-program Pemkot Ternate dalam melaksanakan pembinaan daerah. “Inilah membuat saya dan jajaran harus bersiap melakukan pendampingan di semua kegiatan Pemerintahan Kota Ternate,” ungkapnya.

Jajaran Pemkot Ternate, sambung Abdullah, tidak perlu khawatir dalam melaksanakan program pembangunan selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Teman-teman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak perlu takut, laksanakanlah kegiatan yang digariskan oleh Wali Kota Ternate, dan jika ada temuan-temuan yang memungkinkan menimbulkan dampak hukum maka kita akan menurunkan tim untuk sama-sama melihat,” imbuhnya.

Sementara, WaliKota Ternate M. Tauhid Soleman menyebutkan, kerjasama yang ditandai dengan penandatangan MoU ini guna memperkuat masalah hukum yang ada di Kota Ternate. Sehingga proses perselisihan hukum dalam masyarakat tidak semuanya harus diselesaikan di Pengadilan.

BACA JUGA  10 Partai Berpeluang Lolos jadi Peserta Pemilu, 4 Partai Menyusul Hari Ini

“Ini merupakan terobosan hukum yang difasilitasi institusi Negara seperti Kejaksaan Negeri,” ungkap WaliKota.

Tahid Soleman menambahkan, pembentukan Rumah Restorative Justice di wilayah Kota Ternate diharapkan dapat membantu Pemkot Ternate dalam menangani masalah hukum terhadap warga masyarakat yang berselisih demi kepastian hukum.

“Memang kalau terjadi masalah hukum selalu diarahkan ke Pengadilan, hanya saja kita berharap segala permasalahan tidak harus diakhiri dengan hukum. Kita berharap dapat diselesaikan secara damai atau secara kekeluargaan. Budaya kita di Ternate seperti itu, cinta damai,” ujarnya.

Pemkot Ternate, lanjut Wali Kota, juga sangat merespon surat dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terkait pembentukan Rumah Restorative Justice.

“Kota Ternate dianggap sebagai salah satu daerah yang mampu menerjemahkan perintah Kejagung RI dan itu menjadi baik di mata hukum Indonesia, karena kita melangkah lebih jauh dibandingkan dengan daerah lain,” tutupnya. (Arul-1)

Berita Terkait

Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub
Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu
Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot
Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut
Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba saat Hadiri Isra Mi’raj yang Digelar SMPN 25 Halsel
Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan
Kades Cendana Morotai Terancam Pidana
Hendrata Beri Sinyal Berduet dengan Nasir Sangaji Lawan Petahana di Pilbup Sula
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:15 WIT

Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:53 WIT

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:17 WIT

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:00 WIT

Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:56 WIT

Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:21 WIT

Kades Cendana Morotai Terancam Pidana

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:04 WIT

Hendrata Beri Sinyal Berduet dengan Nasir Sangaji Lawan Petahana di Pilbup Sula

Selasa, 27 Februari 2024 - 14:12 WIT

Pedagang di Ternate ‘Ngamuk’, Banjiri Jalanan dengan Buah Pisang

Berita Terbaru

Kordiv HP2H Bawaslu Pulau Morotai, Mulkan Hi. Sudin

Headline

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:53 WIT

Tim Kuasa Hukum tengah berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Ternate terkait lahan kantor Dishub. (foto/arul)

Headline

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:17 WIT

error: Konten diproteksi !!