Terungkap, Sejumlah Kades di Taliabu Akui Diberikan Dana Masing-Masing Rp 20 Juta Oleh Tersangka Kasus DD

- Editor

Kamis, 24 Februari 2022 - 11:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iLustrasi

iLustrasi

Bobong, Maluku Utara- Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Pulau Taliabu dihadapan Penyidik Ditreskrimsus Polda Malut mengaku menerima suap dari mantan Bendahara Kas Daerah (Benkasda), Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) inisial ATK sebesar Rp 20 juta.

Hal itu diungkapkan para Kades kepada Haliyora usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Malut di Kantor Polsek Taliabu Barat, Rabu (23/02/2022).

Mereka mengatakan, pada tahun 2020 lalu, Bendahara Daerah inisial ATK melakukan rapat bersama dengan puluhan kades se-Kabupaten Talibau di aula kantor Bupati. Usai rapat, ATK membagi-bagikan uang kepada para Kades yang diduga sebagai uang suap. Masing-masing Kades dikasih uang sebesar Rp 20 juta.

“ATK bilang uang itu sisa anggaran perjalanan dinas pada saat keberangkatan kegiatan ke jakarta tahun 2017 lalu. Uang tersebut diberikan oleh ATK tanpa kami minta. Selesai rapat ATK langsung paksa kami terima uang masing-masing Rp 20 juta dan menandatangani kwitansi. Kwitansi itu hanya tertulis nilai uang 20 juta tanpa ada tulisan lain lagi. Kwintansi yang kami tandatangani itu langsung diambil ATK, kami tidak diberikan potongannya. Kalau ditotalkan uang itu sebesar Rp1,4 miliar lebih, karena Kades yang terima uang itu sebanyak 71 orang,” beber beberapa kepala desa yang enggan disebut namanya.

BACA JUGA  Tersangka Kasus Dana Desa Kepsul Ditetapkan DPO

Mereka mengaku sudah menanyakan kepada ATK tentang sumber uang dan untuk apa uang sebanyak itu. “Tapi ATK hanya bilang, itu kelebihan uang perjalanan dinas tahun 2017,” terang mereka.

Terkait pengakuan para kades tersebut, Haliyora mencoba mengkonfirmasi kepada penyidik Ditreskrim Polda Malut, namun penyidik belum mau memberikan penjelasan dengan alasan masih tahap pemeriksaan.

Sementara, ATK (mantan Bendahara Keuangan Daerah) pun belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan. (Ham-1)

Berita Terkait

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK
Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 
Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar
Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan
Tauhid Soleman Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota Ternate ke Gerindra
Kadisdik Halsel Klaim 24 Ruang Kelas Sekolah Ala Rusia Tuntas 100 Persen
Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu
AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut
Berita ini 744 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 22:30 WIT

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK

Rabu, 17 April 2024 - 21:55 WIT

Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 

Rabu, 17 April 2024 - 20:51 WIT

Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar

Rabu, 17 April 2024 - 20:35 WIT

Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan

Rabu, 17 April 2024 - 19:52 WIT

Tauhid Soleman Kembalikan Formulir Pendaftaran Balon Walikota Ternate ke Gerindra

Rabu, 17 April 2024 - 18:11 WIT

Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu

Rabu, 17 April 2024 - 18:04 WIT

AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut

Rabu, 17 April 2024 - 17:00 WIT

Saksi Akui Terdakwa Stevi Sering Minta Foto Selfie dengan AGK

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!