Morotai, Maluku Utara- Pj. Kepala Desa Posi-Posi Rao, Kecamatan Pulau Rao, Frengki Mansa dituding memecat tiga petugas kebersiahan (penyapu jalan) lantaran mereka tidak ikuti arahannya untuk memilih salah satu calon kades dalam pilkades beberapa waktu lalu.
Atas tudingan tersebut, saat dikonfirmasi Haliyora via telpon, Jum’at (18/02/2022), Frengki Mansa menjelaskan bahwa tiga orang petugas kebersihan itu tidak dipecat.
Frengki mengaku memanggil ketiganya dan memberikan harapan semoga pemimpin yang mereka pilih itu membawa kemajuan di desa.
“Kemarin itu saya panggil mereka untuk memberitahu bahwa yang menjadi pemimpin itu harus bekerja maksimal, sehingga ke depannya pemimpin yang mereka pilih itu bisa membawa kemajuan bagi desa,” terangnya.
Frengki menantang mereka yang mengatakan dirinya memecat petugas kebersihan (tukang sapu) untuk membuktikannya.
“Kalaupun saya pecat dibilang pecat mereka, apakah mereka ada bukti surat pemecatan dari saya ? kan tidak ada. Kalau ada pemberhentian itu ada aturannya, bukan langsung saya ambil keputusan diberhentikan atau dipecat begitu saja,” ujarnya.
Kata Frenki, bahasa atau kata-kata berhenti tersebut justru disampaikan sendiri oleh tiga petugas kebersihan itu.
“Mereka sendiri bilang pa saya ingin berhenti dari petugas penyapu jalan. Dong tiga bilang bagini ”walau kami tidak mengikuti arahan Pak kades juga kami mau ingin berenti”. Itu pernyataan mereka sendiri, bukan saya yang memberhentikan dari pekerjaan mereka,” jelasnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!