Meski Lahan Bermasalah, Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Sofifi Action Tahun Ini

- Editor

Selasa, 8 Februari 2022 - 04:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekprov Malut Samsudin A. Kadir

Sekprov Malut Samsudin A. Kadir

Sofifi, Maluku Utara- Sekprov Malut Samsudin A. Kadir menyampaikan kabar baik tentang rencana pembangunan Pelabuhan Peti Kemas di Kota Sofifi.

Samsudin mengatakan, sudah menerima kabar dari Pemerintah Pusat bahwa anggaran pembangunan pelabuhan peti kemas di Sofifi sudah ada.

“Sudah ada kabar baik dari pusat, bahwa anggaran pembangunan infrastruktur pelabuhan peti kemas sudah ada, tapi saya belum tau jumlahnya berapa,” kata Sekprov, Senin (6/2/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Samsudin, pengusulan anggaran pembangunan pelabuhan peti kemas Sofifi itu sudah lama disampaikan ke kementrian. ”Alhamdulillah sekarang sudah ada informasi sudah diakomudir,” ujarnya.

BACA JUGA  489 Personil Polres Ternate Diterjunkan Kawal dan Amankan Pilkada Ternate

Sementara, lokasi pembangunan pelabuhan peti kemas sendiri kata Samsudin masih bermasalah.

Pasalnya, lahan yang pernah dikuasai PT. Darko dengan status Hak Guna Usaha (HGU) dan sudah dikembalikan kepada negara itu, kini sudah diklaim warga sebagi milik mereka.

Meski demikian, Samsudin menegaskan, Pemprov Malut tetap akan membangun pelabuhan peti kemas di lokasi eks PT. Darko itu dan siap hadapi warga yang mau menggugat.

“Kalau saat pembangunan pelabuhan peti kemas dimulai dan ada warga masyarakat yang gugat, maka kita siap hadapi, dan Pemprov juga siap bayar kalau memang lahan tersebut benar-benar milik warga,” tandasnya.

BACA JUGA  Besok, Gubernur Malut Lantik Pejabat Eselon III dan IV

Menurut Sekda, akan lebih baik kalau ada klaim masyarakat atas kepemilikin lahan tersebut, maka diselesaikan lewat pengadilan supaya tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari seperti kasus Waterboom di Ternate.

“”Kami berharap, kalau ada masyarakat mengklaim atas kepemilikan lahan tersebut, sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum (pengadilan) agar tidak terjadi maalah hukum di belakang hari seperti kasus Waterboom di Ternate,” punkasnya. (sam/red)

Berita Terkait

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran
Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen
Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 
Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran
Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda
Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate
Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Berita ini 529 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:50 WIT

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 19:32 WIT

Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Berita Terbaru

Wisata Pantai Jikolamo

Food & Travel

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Sabtu, 13 Apr 2024 - 16:50 WIT

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

error: Konten diproteksi !!