Tidore, Maluku Utara- Persiapan pelaksanaan Sail Tidore terus diupayakan Pemkot Tidore. Berbagai fatilitas pendukung kegiatan harus disiapkan agar gelar Sail bertaraf internasional itu berjalan sukses.
Semua instansi pemerintah diwajibkan mendukung kegiatan tersebut sesuai tupoksinya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tikep bertanggungjawab terhadap masalah sampah yang diperkirakan bakal bertambah saat Sail Tidore berlangsung. Armada sampah pun harus disiapkan untuk mengantisipasi membludaknya volume sampah.
Namun seperti pengakuan langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sjarif kepada haliyora, Senin (31/01/2022), bahwa pihaknya saat ini masih kekurangan armada pengangkut sampah.
Ia mengatakan, masih butuh empat unit mobil Kaisar untuk mengangkut sampah di lokasi sail nanti, karena mobil ukuran besar seperti truck tidak bisa masuk lokasi.
Selain butuh empat unit mobil Kaisar, DLH juga masih butuh dua unit mobil container, enam bak kontainer dan tambahan dua dum truck. Semua jenis kendaraan itu akan ditempatkan di lokasi Sail, VIP serta di penginapan tamu-tamu penting.
Bukan hanya mobil yang harus disiapkan, ribuan kantong plastik juga mesti diadakan untuk dibagikan ke tempat tinggal tamu agar mereka tidak kesulitan membuang sampah.
“Sail Tidore inikan bertaraf internasional, maka skema penanganan sampah juga harus khusus. Kemarin saya minta skema penanganan sampah kepada panitia pelaksana, sebab skema penanganan sampah di lokasi Sail itu sangat menentukan pengangkutan sampah itu sendiri. Sementara armada pengangkut sampah dan tempat penampung sampah yang kita punya saat ini masih kurang (terbatas), belum lagi fasilitas lain seperti kantong plastik dan lain-lain,” ungkap Muhammad.
Untuk petugas kebersihan, kata Muhammad, pihaknya akan merekrut relawan. “Kami akan kordinasi dengan sekolah untuk jadi sukarelawan petugas kebersihan. Kita butuh sukarelawan, karena kalau mau dibayar pasti butuh biaya sangat besar. Sukarelawan ini nanti bantu pungut sampah di lokasi sail sepanjang kegiatan berlangsung supaya Kota Tidore ini bersih dan lebel sembilan kali mendapat Penghargaan Adipura itu nyata,” ujarnya.
Sedangkan untuk petugas kebersihan yang melaksanakan tugas tetap di lokasi Sail akan diberikan honor. “Jadi kita juga butuh dana untuk honor petugas kebersihan tetap,” pungkasnya. (Unu-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!