Dua Pelaku Pemerkosaan IRT di Halsel Terancam 12 Tahun Penjara

Halsel, Maluku Utara- Seorang wanita inisial NM (50) asal Desa Panamboang, Kecamatan Bacan selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) pada Sabtu (01/01/2022) lalu, mengalami sebuah peristiwa yang tak akan dilupakan seumur hidupnya.

Betapa tidak, wanita berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sehari-hari beraktifitas sebagai pedagang itu telah diperkosa oleh dua orang pemuda inisial PR (25) dan RK (20) di belakang pasar SCBD, Desa Tuokona, Kecamatan Bacan Selatan.

Bacaan Lainnya

Kronologis peristiwa sebagaimana diceritakan oleh Kapolres Halsel, AKBP Muhammad Irvan S.I.K didampingi Kasat Reskrim Polres Halsel, IPTU Aryo Dwi Prabowo dalam konference pers di Aula Reskrim Polres Rabu, (12/01/2021), bahwa pada Sabtu (01/01/2022), dua pemuda masing-masing inisial RR dan RK menjemput NM di Desa Panamboang menggunakan mobil angkot. Tetapi dengan alasan menjemput penumpang lain, sehingga pelaku mengarahkan mobil ke tempat lain melewati arah pasar SCBD dan Monas. Lalu tiba-tiba mobil berhenti dengan alasan mogok.

“Nah saat itulah kedua pelaku membawa korban ke belakang pasar SCBD dan melaksanakan aksinya. Kedua pemuda itu memaksa korban untuk mengikuti kemauan bejat mereka. Korban diancam akan dibunuh jika tidak diam (tutup mulut), lalu korban diperkosa secara bergantian. Usai memperkosa, pelaku kembali mengancam korban untuk tidak melaporkan perbuatan bejat mereka ke Polisi jika ingin selamat. Setelah itu korban diantar ke Pasar BumDes Labuha. Tetapi pada Sabtu Sore, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi. Dalam laporannya, korban mengaku telah diperkosa dua pemuda,” ungkap Kapolres.

Setelah mendapat laporan tersebut, sambung Kapolres, atas dasar keterangan korban dan barang bukti berupa obeng (tang) dan baju korban yang terdapat sperma tersangka, sehingga Personil Satreskrim kemudian bergerak menangkap kedua pelaku.

“Personil Satreskrim polres menangkap RR (25) di TKP Kampung Makian pada Kamis, (06/01/2022) sedangkan RK (20) itu ditangkap di Desa Nondang, Kecamatan Bacan Barat pada tanggal 08 Januari 2022, setelah mencoba melarikan diri. Kini kedua tersangka pelaku pemerkosaan ditahan di Mapolres Labuha,” terang Kapolres. 

Kata Kapolres, atas perbuatan mereka, keduanya dikenakan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan disertai ancaman dengan hukuman minimal 12 tahun penjara. “Karena kedua pelaku sudah berhasil ditangkap maka setelah ini kami menyiapkan berkas untuk dilanjutkan tahap 1,” pungkasnya. (Asbar-1)

Pos terkait