Wujudkan Kader Mandiri, GP Ansor dan Bank BNI Malut Lakukan Pelatihan UMKM

Ternate, Maluku Utara- Setiap kader Ansor di seluruh Indonesia harus mandiri dalam bidang ekonomi. Olehnya, setiap kader Ansor harus berjiwa interpreneurship sehingga memberikan manfaat kepada orang lain dan lingkungannya. Hal itu dikemukakan oleh Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) GP Anshor Salim Taib saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi wilayah Gerakan Pumuda (GP) Ansor sekaligus kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi UMKM yang berlangsung di gedung Safa Asrama Haji Ngade, Kota Ternate pada Selasa, 7 Desember 2021.

Salim Taib yang juga mantan Ketua Ansor Maluku Utara dua periode pada kesempatan itu juga mengatakan, sosialisasi dan pelatihan UMKM ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pimpinan pusat GP Ansor dengan Bank BNI, dimana pelaksanaannya akan berlangsung selama dua hari, yakni 7-8 Desember. “Dan hari ini kita laksanakan di Provinsi Maluku Utara,” ujar Salim.

BACA JUGA  Pilbup Halsel, Kubu Rusdi Somadayo Klaim 'Bungkus' Tiga Parpol

Lanjut Salim, Pimpinan Pusat GP Ansor dalam kolaborasi dengan Bank BNI meliputi beberapa hal, diantaranya,  Pengembangan bisnis keagenan, Pembiayaan Usaha UMKM melalui KUR BNI 46, Pembiayaan melalui Comercial Loan dan Pembangunan 1000 Pertashop di jaringan Ansor dengan pembiyaan KUR BNI 46.

“Kami tentu sangat berterima kasih pada pihak BNI 46 yang membuka akses kerja sama program ini, dan karena itu saya berharap kepada seluruh peserta pelatihan ini harus memanfaatkan sebaik-baiknya agar dapat bermanfaat setelah kembali dari pelatihan ini,” pesan mantan Ketua Cabang PMII Ternate itu.

Kata Salim, kerjasama ini memiliki tujuan agar kader-kader Ansor dilatih menjadi interpreneurship yang memiliki kemandirian ekonomi. Pelatihan ini juga bagian dari upaya PP Ansor untuk membuka akses permodalan bagi kader-kader Ansor yang punya kemauan kuat membangun dunia usahanya, tambahnya.

BACA JUGA  Moderasi Beragama, Jalan Tengah Merawat Indonesia, (Catatan Dialog GP Ansor Halut)

“Maka pada konteks ini, saya berharap seluruh peserta pelatihan sebagai utusan dari seluruh PC Ansor se-Maluku Utara agar serius mengikuti materi-materi dari Bank BNI, dan yang terpenting dari kegiatan ini harus bermanfaat secara khusus untuk penguatan ekonomi organisasi dalam rangka terciptanya kemandirian,” pesan Wasekjen GP Ansor mengakhiri.

Di kesempatan lainnya, Wakil Sekjen PP GP Ansor Bidang Ekonomi, Addin Jauharudin mengatakan, kegiatan Pelatihan Pendampingan UMKM adalah bagian dari kerjasama Ansor dengan Bank BNI yang akan berlangsung di 34 provinsi, dan Provinsi Maluku Utara adalah provinsi ke 32 yang dihadirinya. Addin berharap dengan pelatihan ini menjadi momentum Ansor untuk bangkit secara ekonomi di tengah kesulitan akibat wabah pandemik. “Ini menjadi momentum agar UMKM Ansor naik kelas, tumbuh, maju dan berkembang,” tutur Addin menutup. (Red-**)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah