Sultan Zainal Dikabarkan Belum Masuk Penganugerahan Pahlawan Nasional 2021

- Editor

Kamis, 28 Oktober 2021 - 14:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan zainal abidin

Sultan zainal abidin

Sofifi, Maluku Utara- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan gelar pahlawan nasional di tahun 2021. Dari ratusan putra terbaik yang diajukan masing-masing daerah hanya empat tokoh yang dipilih Jokowi untuk diberi gelar Pahlawan Nasional

Sayangnya, tokoh Maluku Utara yang diajukan Tim TP2GD Malut yakni mendiang Sultan Zaenal Abidin Syah belum dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Empat tokoh yang mendapat anugerah sebagai pahlawan nasional oleh presiden itu antara lain, Tombolotutu (tokoh dari Sulawesi Tengah), Sultan Aji Muhammad Idris (tokoh dari Kalimantan Timur), Aji Usmar Ismail (tokoh dari DKI Jakarta), dan Raden Arya Wangsa Kara (tokoh dari Banten). 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gelar pahlawan nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Kepres) tersebut Nomor 109/TK/2021 tentang Penganugerahan Pahlawan Nasional yang disampaikan langsung oleh Kementerian Politik Hukum dan HAM Komenko (Polhukam) Mahmud MD, disiarkan langsung melalui canel YouTube Kemenko Polhukam, Kamis (28/10/2021).

Daftar keempat tokoh tersebut nantinya akan diserahkan kepada pihak Istana. Setelah itu gelar pahlawan nasional akan diserahkan secara resmi kepada keluarga empat tokoh tersebut di Istana Bogor. “Kalau tidak berubah, penyerahan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021,” kata Mahfut MD saat mengumukan nama empat peraih gelar pahlawan nasional

Karena putra tebaik Maluku Utara tidak masuk dalam empat peraih gelar pahlawan nasional tersebut, membuat salah satu anggota perumus Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Tidore Kepulauan Irfan Ahmad merasa kecewa. Irfan mengungkapkan kekecewaan melalui akun Facebook.

BACA JUGA  Soal Gelar Sultan Zainal Abidin Syah, Wawali Tikep Balik Menyebut Pemprov Setengah Hati Berjuang

Dalam unggahannya, Irfan menulis, “Kabar ini tidak enak dibaca setelah mendengar Sultan Zaenal Abidin Syah, Gubernur perjuangan Irian Barat, penegak kedaulatan NKRI 1012-1967 tidak lolos sebagai pahlawan nasional. Dari awal naskah akademik yang lengkap dan bagus saja tidak cukup. Semua harus loby politik. Tapi sudah lah, kita jangan saling menyalahkan, semua sudah terjadi dan mungkin belum rezeki”.

Irfan dalam unggahannya tersebut juga meminta maaf kepada masyarakat dan Pemda Kota Tidore Kepulauan. ”Saya mewakili teman-teman TP2GD meminta maaf kepada masyarakat kota Tidore dan Pemkot Tidore,” tulis Irfan

Terkait informasi gagalnya tokoh Maluku Utara tidak masuk daftar penerima anugerah pahlawan nasional tahun 2021 itu, Kadis Sosial Provinsi Maluku Utara M. Ismail saat dihubungi Haliyora via telpon, Kamis (28/10/2021), mengatakan, dirinya tidak bisa berkomentar karena bukan kewenangan Dinas Sosial.

“Secara administratisif, bukan kewenangan Dinas Sosial, sebab dokumen atau naskah di susun oleh tim TP2GD Kota Tidore sehingga saya selaku Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara tidak bisa komentar. Sekali lagi, itu bukan wilayah Dinsos dan Gubernur.

BACA JUGA  Bupati Halsel Diminta Ikhtiar dan Objektif Kelola Pemerintahan 

Kata Ismail, Gubenur Maluku Utara hanya memerintahkan dinas teknis bersama  TP2GD Provinsi untuk mengawal dokumen yang sudah disiapkan TP2GD Tikep untuk diserahkan ke perpustakaan TNI, dan itu yang kami lakukan. “Jadi kalau ada yang bilang gubernur tidak serius mengawal, itu tidak benar. Sebab kalau tidak serius mengapa pak gub suruh kami mengurus itu,” ujarnya.

Menurutnya, meski dokumen atau naskah akademiknya lengkap namun  harus dikawal secara politik. Tapi mungkin karena tahun lalu Maluku Utara sudah dianugerahi satu pahlawan nasional yakni Sultan Babullah sehingga itu juga menjadi pertimbangan presiden supaya tahun ini daerah lain dulu yang dapat. Kan empat tokoh yang dapat gelar itu kan dari daerah yang belum pernah dapat,” terangnya.

Meski demikian, Ismail mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi resmi dari Kementrian Sosial RI.

“Sampai saat ini kami belum dapat kabar resmi dari Kemntrian Sosial, jadi sekarang kami mencoba menanyakan ke Kemensos, apakah benar kabar yang beredar di media sosial tentang penganugrahan gelar pahlawan nasional itu betul ?, Karena setahu saya Sultan Zainal Abidin Syah masuk tujuh besar kandidat pahlawan nasional.

Ismailmeminta masyarakat bersabar sampai ada informasi resmi. “Jangan jadikan opini liar. Kalu memang akhirnya belum dapat, masih ada tahun depan,” imbuhnya. (Sam-1)

Berita Terkait

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan
IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram
GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah
Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda
Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu
Banjir Putus Akses Darat di Lukulamo, Kepala BPBD Halteng : Kita Sudah Evakuasi Warga
Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis
Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang
Berita ini 442 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:33 WIT

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:59 WIT

IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:14 WIT

GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:10 WIT

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:13 WIT

Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:17 WIT

Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:09 WIT

Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:00 WIT

Peringati HBA Ke 64 dan HUT IAD, Kejari Haltim Gelar Tabur Bunga

Berita Terbaru

Munaldi Kilkoda

Headline

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Jul 2024 - 21:10 WIT

error: Konten diproteksi !!