Pengusutan Kasus Masjid Pohea Sula Terkendala Saksi

- Editor

Selasa, 26 Oktober 2021 - 05:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Masjid An-Nur Desa Pohea

Masjid An-Nur Desa Pohea

Sanana, Malauku Utara- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula mengaku kesulitan  mengungkap dalang kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Masjid An-Nur Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kepulauan Sula. Pasalnya, sejumlah saksi yang dipanggil enggan hadiri panggilan jaksa.

Itu disampaikan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sula, Muhammad Fadli Habibi kepada Haliyora, Senin (25/10/2021).

Diketakan, sejauh ini Penyidik Kejari Sanana sudah memeriksa 15 saksi, namun penyidik mengalami kendala dalam proses penyelidikan, karena sejumlah pihak terkait tidak menggubris panggilan Kejaksaan untuk dimintai keterangan. “Seperti mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) inisial NB yang sudah tiga kali dipanggil tapi tidak datang. Begitu pula beberapa pihak terkait lainnya juga tidak datang memenuhi panggilan Kejaksaan,” ungkapnya.

Dijelaskan, karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga pihak Kejasaan tidak bisa melakukan upaya paksa untuk menghadirkan pihak-pihak yang diduga terkait dalam kasus tersebut. “Kalau kasus ini sudah pada tahap penyidikan, maka kami akan jemput paksa para saksi yang tidak mau hadiri pemanggilan jaksa,” terangnya.

BACA JUGA  Kasus Dugaan Korupsi Masjid Pohea Sula Menunggu Keterangan Ahli Konstruksi

Terhadap saksi yang berstatus PNS, sambung M. Fadli Habibi, penyidik akan menyurat kepada Sekda dan dinas terkait menanyakan apakah yang bersangkutan masih berstatus PNS atau tidak. “Sebab sudah ualng-ulang dipanggi tapi tidak datang, makanya dalam waktu dekat ini kami akan menyurat ke Sekda dan dinas terkait untuk minta tolong perintahkan yang bersangkutan hadiri panggilan jaksa memberikan keterangan, kalau yang bersangkutan masih PNS,” pungkasnya. (Sarif-1)

Berita Terkait

Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub
Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu
Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot
Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut
Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba saat Hadiri Isra Mi’raj yang Digelar SMPN 25 Halsel
Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan
Kades Cendana Morotai Terancam Pidana
Hendrata Beri Sinyal Berduet dengan Nasir Sangaji Lawan Petahana di Pilbup Sula
Berita ini 253 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:15 WIT

Prabowo Presiden, Gerindra Malut Dorong Kader Terbaik Maju Pilgub

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:53 WIT

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:17 WIT

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:00 WIT

Pangkat Tak Cukup, Eka dan Yerrie Batal Ikut Lelang JPTP di Pemprov Malut

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:56 WIT

Bupati Halsel Serahkan Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:21 WIT

Kades Cendana Morotai Terancam Pidana

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:04 WIT

Hendrata Beri Sinyal Berduet dengan Nasir Sangaji Lawan Petahana di Pilbup Sula

Selasa, 27 Februari 2024 - 14:12 WIT

Pedagang di Ternate ‘Ngamuk’, Banjiri Jalanan dengan Buah Pisang

Berita Terbaru

Kordiv HP2H Bawaslu Pulau Morotai, Mulkan Hi. Sudin

Headline

Bawaslu Morotai Sikapi Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:53 WIT

Tim Kuasa Hukum tengah berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Ternate terkait lahan kantor Dishub. (foto/arul)

Headline

Kasasi di MA, Status Lahan Dishub Ternate Dimenangkan Pemkot

Selasa, 27 Feb 2024 - 20:17 WIT

error: Konten diproteksi !!