Pertamina Masih Tutup Mulut Terkait Kelangkaan BBM di Halsel

  • Whatsapp

Halsel, Maluku Utara- Beberapa jenis BBM seperti bensin, pertamax dan pertalite disebut mulai menipis alias langka di Kabupaten Halmahera Selatan, terutama di Labuha.

Di SPBU Labuha, sering terlihat ratusan kendaraan mengantri sejak pagi untuk mengisi BBM hingga kadang membuat jalan macet.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pengguna kendaraan mengakui terjadi kelangkaan BBM dalam seminggu terakhir. Bahkan beberapa sumber mengatakan kelangkaan BBM itu bukan hanya terjadi di Labuha tapi hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Halsel, seperti di Gane, Kayoa dan Makian tanpa diketahui penyebabnya.

Keterangan berbeda disampaikan Plt. Kepala Dinas Perindakkop Halsel Sarkani Tamimi. Ia mengatakan kondisi BBM di Halsel masih normal. ”BBM di Halsel tidak langka,” kata Sarkani saat dikonfirmasi, Kamis kemarin (21/10/2021).

Di pihak lain, Ketua Komisi II DPRD Halsel Gufran Mahmud, saat dimintai komentarnya terkait dugaan kelangkaan BBM di Halsel, meminta Disperindakkop menyiapkan data kebutuhan BBM di Halsel untuk diserahkan kepada Pertamina.

Menurut Gufran, BBM merupakan kebutuhan dasar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sehingga harus diperhatikan pihak-pihak terkait supaya tidak terjadi kelangkaan.

Sementara, pihak Pertamina enggan memberikan keterangan terkait kelangkaan BBM saat dimintai keterangan.

“Maaf, Kepala Depot Pertamina Halmahera Selatan berada di luar daerah, sedangkan staf lainnya lagi ikut vidcom, jadi belum bisa kase keterangan tentang masalah stok BBM di Halsel yang dikeluhkan masyarakat. Kalau boleh nanti datang lagi,” kata salah satu security Depot Pertamina ketika disambangi awak media di kantor Pertamina unit pemasaran VIII di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Jum’at (22/10/2021).

Diwawancarai via Watshap sebelumnya, pada Kamis (21/10/2021), Direktur PT. Babang Raya, Ade Hi Suleman, terkait antrian panjang di SPBU akibat kelangkaan BBM di Labuha mengakui bahwa antrian panjang kendaraan untuk mengisi BBM bukan hanya terjadi di SPBU, bahkan seluruh pertashop juga terjadi hal serupa.

Meski demikian Ade juga mengaku tidak tau penyebabnya. Ia mengarahkan agar ditanyakan langsung kepada pihak Pertamina Babang, saat ditanyakan kendala yang dihadapi. “Kalau soal terjadi kelangkaan BBM atau tidak saya juga tidak tau, dikonfirmasi langsung ke Pertamina Babang,” saran Ade. (Asbar-1)

Pos terkait