Kantor BUMD Kota Ternate Digeledah Jaksa

Ternate, Maluku Utara- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), pada Rabu (29/09) pukul 16.45 WIT, melakukan penggeledahan kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Holding Company PT. Bahari Berkesan Kota Ternate.

Penggeledahan tersebut dilakukan langsung oleh Aspidsus Kejati Malut, Muh. Irwan Datuiding didampingi tiga orang  penyidik Pidsus, yakni Samiaji, Adri E.Pontoh, dan  Richard Sinaga.

Penggeledahan kantor BUMD itu terkait kasus dugaan korupsi penempatan investasi pemerintah Kota Ternate ke BUMD Holding Company PT. Bahari Berkesan yang ditangani Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

Kasus tersebut pada beberapa waktu lalu sudah naik status dari penyelidikan ke Penyidikan.

Kepada sejumlah media saat dikonfirmasi usai penggeledahan, Rabu (29/9), Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga mengatakan, penggeledahan tersebut penting dilakukan sebagai upaya mencari bukti-bukti untuk pengungkapan kasus itu.

BACA JUGA  Gegara Ini, Dinkes Ternate Dikritik Komisi III 

“Penggeledahan itu penting untuk mengamankan data atau dokumen terkait proses penyidikan kasus itu. Kalau data sudah kita amankan, nanti tidak ada alasan lagi bagi saksi untuk mengatakan semua data ada di kantor. Sebab sering para saksi berdalih data ada di kantor saat diperiksa Penyidik. Jadi ini sangat penting dan berguna dalam proses penyidikan ini,” terangnya.

Meskipun begitu, Richard tidak menyebutkan data atau dokumen apa saja yang disita saat penggeledahan.

“Memang dalam penggeledahan tadi penyidik berhasil menyita sejumlah dokumen (data). Tapi nanti kita periksa lagi, sehingga kalau data yang tidak diperlukan akan dikembalikan. Kita tidak incar-apa-apa dalam penggeledahan tadi. Hanya mau amankan data/dokumen terkait kasus itu, supaya saat pemeriksaan saksi-saksi nanti tidak ada alasan dokumen ada di kantor lagi,” ujar Richard

BACA JUGA  Kasus Perusda Ternate Naik Status

Diketahui, kasus dugaan korupsi dana Penyertaan modal Pemkot Ternate kepada Perusda itu dilaporkan DPD LBH PETA Maluku Utara. Laporan itu menyebutkan investasi Pemkot Ternate sebesar Rp 5 miliar yang dibagikan ke tiga perusahaan yakni PT.  BPRS Bahari Berkesan sebesar Rp 2 miliar, PT. Alga Kastela Rp1,2 miliar dan Apotek Bahari Berkesan Rp1,8 miliar. (Alfian-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah