PGRI Malut Telusuri Kepsek yang Tak Miliki NUKS

- Editor

Selasa, 28 September 2021 - 13:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua PGRI Maluku Utara, Mustamin Hamzah

Wakil Ketua PGRI Maluku Utara, Mustamin Hamzah

Sofifi, Maluku Utara- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Maluku Utara sesalkan  keputusan Gubernur KH Abdul Gani Kasuba yang melantik Kepala Sekolah (Kepsek) tidak berdasarkan syarat sesuai Peraturan Menteri Pendidikan (Permendikbud). Organisasi para pendidik itu menilai pelantikan Kepala Sekolah SMA/SMK beberapa waktu lalu terkesan politis. Apalagi ada aroma jual beli jabatan sehinga orang-orang yang tidak memiliki NUKS pun dilantik.

Itu disampaikan oleh Wakil Ketua PGRI Maluku Utara, Mustamin Hamzah kepada Haliyora, Selasa (28/9/2021).

“Ini terkesan sarat dengan muatan politik, bahkan terendus terjadi jual beli jabatan kepsek yang sementara ditelusuri. Makanya orang-orang yang tidak punya NUKS pun dilantik. Padahal dalam Permendikbud nomor 6 tahun 2018 sudah jelas disebutkan kepala sekolah wajib memiliki NUKS,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, lanjut Mustamin, PGRI Malut juga menelusuri isu jual beli jabatan Kepala Sekolah yang menghebohkan itu.

BACA JUGA  42 Napi di Lapas Jailolo Bakal dapat Remisi Tahun Ini

“Meskipun PGRI tidak menjastis tetapi jangan sampai ada orang tertentu yang mencoba melakukan hal-hal di luar ketentuan yang dapat merusak pendidikan. Makanya sekarang PGRI juga menelusuri kebenaran isu jual beli jabatan itu. Kalu isu itu terbukti dan melibatkan pejabat atau oknum pegawai tertentu, maka PGRI mendesak Gubernur untuk mencopotnya. Karena menurut kami, ini tidak bisa dibiarkan. Ini sudah masuk aspek pelanggaran hukum dan moral,” tegasnya.

Mustamin menyebut pelantikan Kepsek SMA-SMK-SLB selama ini terkesan sangat politis, karena ada yang belum memenuhi syarat menjadi kepsek tapi dilantik juga. Sementara  kepala sekolah yang memiliki NUKS malah diberhentikan. Nah sekarang baru terungkap.

“Dinas Pendidikan harusnya memberikan contoh yang baik. NUKS itu penting agar nantinya yang bersangkutan memiliki etitud dan kapabel. Ditakutkan jangan sampai Kepala Sekolah yang tidak memiliki NUKS itu diketahui Pemerintah Pusat, maka kalau ada bantuan pusat ke sekolah tersebut bakal dihentikan karena dinilai melanggar aturan, sehingga sekolah yang bersangkutan kesulitan mendapat bantuan pusat. Jadi sekali lagi saya katakan bahwa walaupun PGRI tidak menjastis Dinas Pendidikan sebagai lembaga yamg melakukan praktik jual beli jabatan itu, namun kalau terbukti ada oknum dinas yang terlibat, maka gubernur harus mengambil tindakan tegas,” tandasnya.

BACA JUGA  PGRI Kecewa Komisi lV DPRD Malut, Apresiasi Gubernur AGK Bentuk Tim Investigasi

Mustamin mengatakan, saat ini PGRI menelusuri data Kepala Sekolah yang tidak memiliki NUKS di Kabupaten/Kota di luar Kota Ternate. ”Kalau di Kota Ternate umumnya kepala Sekolahnya sudah punya NUKS, jadi sementara ini kita tugaskan PGRI kabupaten/Kota di Luar Kota Ternate untuk telusuri Kepsek di daerahnya masing-masing yang tidak miliki NUKS, Jadi nanti kita lihat hasilnya,” pungkasnya. (Sam-1)

Berita Terkait

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran
Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen
Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 
Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran
Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda
Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate
Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Berita ini 210 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:50 WIT

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 19:32 WIT

Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Berita Terbaru

Wisata Pantai Jikolamo

Food & Travel

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Sabtu, 13 Apr 2024 - 16:50 WIT

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

error: Konten diproteksi !!