Program Kampung Nelayan di Desa Bajo Sula Batal Terlaksana, Ini Alasannya

- Editor

Kamis, 2 September 2021 - 10:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanana, Maluku Utara- Pelaksanaan Program Kampung Nelayan untuk tahun 2021 dipastikan dibatalkan oleh pemerintah, sehingga Desa Bajo Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Sula, yang masuk program kampung nelayan tahun ini pun batal dilaksanakan.

Padahal sebelumnya, pihak kementrian sudah melakukan tinjauan lapangan di Desa Bajo sekaligus mengevaluasi kelayakannya.

Program Kampung Nelayan sendiri merupakan Program Kementrian Kelautan dan Perikanan RI (KKP) sesuai RPJMN Tahun 2020-2024. Dimana dalam program tersebut pemerintah akan menata pemukiman nelayan. Dan pada APBN Tahun 2021 ini dialokasikan sejumlah anggaran untuk pembentukan 25 kampung nelayan di 34 Provinsi, salah satunya di Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula.

Pembatalan Desa Bajo menjadi desa nelayan disampaikan langsung oleh Sub kordinator kelembagaan nelayan Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Panji, saat dikonfirmasi Haliyora, Rabu (01/09/2021)

Panji mengatakan, Pemerintah (KKP RI) membatalkan pelaksanaan program kampung nelayan pada tahun ini (2021) untuk seluruh Indonesia, termasuk Desa Bajo karena anggarannya direfokusing untuk penanganan Covid-19.

BACA JUGA  Ketua DPRD Malut: “Pertumbuhan Ekonomi tidak Korelasi dengan Kesejahteraan”

“Mohon maaf untuk anggaran kegiatan penataan kampung nelayan tahun 2021 terkena pemotongan (refocusing) untuk penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Pusat, sehingga bantuan penataan kampung nelayan maju tahun 2021 di semua lokasi dibatalkan oleh KKP RI,” ujar Panji. (Sarif-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel
Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Berita ini 264 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!