Lagi, Pansus Covid-19 DPRD Sula Temukan Pengadaan APD Bermasalah

- Editor

Kamis, 19 Agustus 2021 - 12:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kepulauan Sula, Ramli Sade

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kepulauan Sula, Ramli Sade

Sanana, Malauku Utara- Pansus Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sula temukan belanja pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 tidak sesuai yang diperuntukkan di sejumlah Puskesmas.

Temuan tersebut diketahui melalui Berita Acara Penyerahan (BAP) Pengalokasian Anggaran Belanja APD di Dinas Kesehatan setempat.

Itu disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kepulauan Sula, Ramli Sade kepada Haliyora, Kamis (19/08/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ramli mengatakan, pengalokasian anggaran belanja APD di Dinas Kesehatan tahun 2021 untuk lima Puskesmas dari 13 Puskesmas di Sula bernilai  miliaran rupiah diduga bermasalah.

“Kemarin Pansus Covid-19 melakukan sidak ke 5 Puskesmas, yakni Puskesmas Pohea Kecamatan Sanana Utara, Puskesmas Sanana Kecamatan Sanana, Puskesmas Wai IPA Kecamatan Sanana, Puskesmas Waiboga Kecamatan Sulabesi Tengah, dan Puskesmas Baleha Kecamatan Sulabesi Timur untuk menelusuri anggaran pengadaan APD Covid-19 tahun 2020 oleh Dinas kesehatan yang menelan anggaran Rp 2.696.168.400.00. Pansus menduga kuat  tidak sesuai dengan jumlah APD yang disalurkan ke Puskesmas. Masih ada delapan Puskesmas yang belum kami telusuri. Rencananya besok baru kami lakukan pengecekan ke  delapan Puskesmas itu,” ungkap Ramli.

BACA JUGA  Cuaca Ekstrim, Babinsa Koramil 1508-07/Wayabula Morotai Imbau Nelayan Tidak Nekat Melaut

Disebutkan, APD yang disalurkan ke Puskesmas-Puskesmas itu ditaksir tidak menelan anggaran ratusan juta. “Sementara Dinas Kesehatan menganggarkan hingga miliaran rupiah. Itu baru di lima Puskesmas, belum di delapan puskesmas lainnya,” ungkapnya menambahkan.

Parahnya lagi, lanjut Ramli, dalam Berita Acara Penyerahan (BAP) dari Dinas Kesehatan Kepada Pansus Covid-19 DPRD, administrasi pengadaan APD dua Puskesmas tidak lengkap. Berita Acara itu tidak ditandatangani Plt Kadis Kesehatan Syarfudin Sapsuha.

“Jadi BAP bulan Maret dan April di dua Puskesmas yakni Puskesmas Sanana dan Puskesmas Wai IPA  tidak ada. BAP juga tidak ditandatangani Plt Kepala Dinas. Sementara di Puskesmas Baleha, Puskesmas Waiboga dan Puskesmas Pohea tidak menerima APD sama sekali dalam bulan Maret dan April,” jelasnya

BACA JUGA  Komisi I DPRD Dukung Sikap Tegas Walikota Ternate Pecat Pejabat yang Tak Paham Aturan

Tak hanya itu, Pansus juga menemukan belanja APD Covid-19 ganda. “Ada Juga belanja masker khusus untuk Dinas Kesehatan, senilai Rp 375.000.000, padahal sebenarnya masker juga sudah ada pada pengadaan APD Covid-19 namun didobol lagi. Ini juga menjadi temuan kami yang akan kami rekomendasikan saat paripurna,” tandasnya

Atas temuan itu, kata Ramli, Pansus mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan 8 puskesmas  dan mantan Plt. Kadis Sula, Jumat (20/08/2021) besok.

“Besok Kami agendakan RDP bersama mantan Kadinkes Sula Safrudin Sapsuha bersama delapan Kepala Puskesmas yang belum kami sentuh. Yakni Puskesmas Mangoli Kecamatan Mangole Tengah, Puskesmas Waisakai Kecamatan Mangole Utara Timur, Puskesmas Waitina Kecamatan Mangole Timur, Puskesmas Buya Kecamatan Mangole Selatan, Puskesmas Dofa Kecamatan Mangole Barat, dan Puskesmas Fala Kecamatan Mangole Utara untuk melengkapi data kami sebelum diparipurnakan pekan depan,” tutup Ramli. (Sarif-1)

Berita Terkait

DPRD Malut Ngotot Polisikan Karo Kesra, Pengacara : Dokumen Laporan Rampung
Apes, Belum Difungsikan, Kabel Listrik PGM Ternate Digasak Maling
Berbagi di Idul Adha 1445 H, Polres Ternate Siapkan Belasan Hewan Kurban 
Survei Polmark : Elektabilitas Tauhid Tertinggi dari 19 Bakal Calon Walikota Ternate
Polisi Tanggapi Video Viral Pengantin Pria di Ternate Dihajar Usai Ijab Kabul
Pelaku Penusukan Warga Waihama di Sula Malut Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara
Pulau Fau Dieksploitasi, Wakil Ketua DPRD Maluku Utara : Sudah Cukup Weda Bay Nickel
Gerindra Tunggu Golkar, BL tak Direkomendasikan
Berita ini 229 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:46 WIT

Kadis Perindag Maluku Utara Ajak Semua Pihak Pikirkan Jaminan Hidup Warga di Kawasan Industri

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:40 WIT

Dinkes Kota Ternate Lakukan Pengawasan Post Market Produk Makanan dan Minuman 5 IRTP

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:45 WIT

Pemprov Maluku Utara Hiasi Kota Sofifi dengan Ribuan Jenis Bunga

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:04 WIT

Tekan Inflasi Jelang Idul Adha 2024, Disperindag Maluku Utara Gelar Pasar Murah

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:13 WIT

Dukung MCP KPK, Dinas Perkim Maluku Utara Mulai Mendata Aset

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:46 WIT

Disperindag Maluku Utara Kembangkan Tenun Koloncucu Sebagai Warisan Leluhur

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:56 WIT

PLN UIW MMU Distribusikan Gerobak Sampah Listrik di Kota Ternate Sebagai Wujud Peduli Lingkungan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:37 WIT

Dinkes Ternate Raih Juara Penilaian Kinerja Penurunan Angka Stunting Tahun 2023

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!