Sanana, Maluku Utara- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula, Suryati Abdullah membantah pernyataan mantan Sekda Kepulauan Sula, Syarifuddin Sapsuha atas temuan Alat Pelindung Diri (APD) di istana daerah beberapa waktu lalu.
Sebelunya, mantan Sekda Sula Syarifudin Sapsuha ketika dimintai keterangan oleh Reskrim Polres Sula mengatakan, Alat Pelindung Diri (APD) yang ada di Istana Daerah (baca Rumah Dinas Bupati, red) itu semua tercatat dan dokumennya lengkap serta telah diaudit Inspektorat. Bahwa APD tersebut diamankan di salah satu ruangan Istana Daerah karena gudang penyimpanan di Dinas Kesehatan sudah penuh.
Sementara, ketika dikonfirmasi Haliyora, pada Kamis, ((29/07/2021), Kepala Dinas Kesehatan Kepsul, Suryati Abdullah membantah keterangan mantan Sekda itu. “Dokumen mana yang lengkap, coba ditunjukkan, karena saya bersandarkan pada dokumen yang ada di kantor saat ini,” tandasnya.
Idealnya menurut Suryati, prosedur penyimpanan APD maupun obat harus disertai dengan kartu stok sehingga dapat diketahui jumlahnya dan dari mana sumbernya, APD itu pengadaan atau bantuan pihak swasta. “Jadi kalau dibilang dokumennya lengakap, partanyaannya dokumen yang mana,” jelas Suryati.
Suryati menegaskan, pihaknya tetap berpatokan pada administrasi yang tercatat pada Dinas Kesehatan Sula yang ia kantongi.
“Kami tetap berpatokan pada administrasi kantor. Staf kami juga tidak tau dari mana sumber APD itu. Saya juga menyuruh staf untuk penyimpanan APD itu di Dinkes Sula dan belum kami gunakan sebelum kami tau dari mana sumber APD itu,” tandasnya mengakhiri. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!