Terkait Kontribusi, DPRD Malut Sepakat Panggil  PT. Antam

  • Whatsapp
Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daut

Ternate, Maluku Utara- Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daut mengatakan, DPRD akan memanggil menejemen PT. Antam yang disebutnya minim memberikan kontribusi kepada daerah.

Pemanggilan kepada manajemen PT. Antam juga terkait pengolahan limbah tambang oleh perusahan plat merah itu yang dinila tidak maksimal.

Bacaan Lainnya

Kuntu mengatakan, pimpinan dewan sudah melakukan pertemuan dengan komisi III DPRD Maluku Utara, dan sepakat memanggil pihak PT. Antam untuk dilakukan pertemuan, terkait soal kontribusi perusahan terhadap daerah serta pengelolaan limbah industri tambang.

”Bila perlu wartawan juga kita minta hadir dalam pertemuan nanti,” ujar Kuntu kepada wartawan usai mengikuti Raker PDI-P di Hotel Sahid Bela Ternate, Kamis (01/07/2021).

Menurut Kuntu, Maluku Utara memang butuh investasi, tetapi investor juga harus menunaikan kewajibannya dengan baik terhadap masyarakat, terutama di wilayah operasi perusahannya. “Kalau kehadiran investor itu merugikan masyarakat atau mengganggu lingkungan, kita akan minta berhenti beroperasi. Bila perlu bersama masyarakat kita demo rame-rame,” ujar Kuntu.

Hanya saja, sambung Kuntu, berganing posision daerah di mata investor sekarang sudah kurang kuat karena izin operasinya dikeluarkan pemerintah pusat. “Sehingga daya tekan pemda terhadap investor kurang kuat,” ucap Kuntu.

Dikatakan, sebelumnya Komisi III sudah turun langsung ke lokasi pembangunan tempat pembuangan limbah milik PT Antam, namun terlihat tidak maksimal dalam pengelolaan pembuangan limbah.

“Sehingga kita akan memanggil mereka untuk lakukan pertemuan dan itu nanti disampaikan Ketua Komisi III DPRD Maluku Utara, Zulkifli Umar. Jika limbah tersebut tidak dibereskan oleh PT. Antam, maka kita DPRD akan meminta tegas untuk diberhentikan operasinya,” tegas Kuntu mengakhiri. (Ichal-1)

Pos terkait