Ternate, Maluku Utara- Munir Jalil (55), warga Kelurahan Tongole, Kecamatan Ternate Tengah bersama empat rekannya berburu babi hutan di belakang Kelurahan Sasa, Ternate Selatan, pada Rabu (30/06/2021).
Namun bukan hewan buruan yang didapat tetapi ajal yang ditemui Munir.
Ya, Munir menemui ajalnya ketika seekor babi hutan menyerang dan menerkam dirinya hingga meninggal.
Peristiwa itu diketahui atas laporan rekan Munir kepada keluarga korban di Tongole, Ternate Tengah via telpon genggam, lalu salah satu keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke petugas piket Polsek Ternate Utara.
Petugas piket lantas melaporkan kejadian ke Satreskrim Polres Ternate. Atas laporan tersebut, piket Sat Reskrim dan piket Ident serta anggota Resmob bersama piket SPKT langsung turun ke lokasi.
Saat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.00, polisi mendapati Munir sudah tak ada lagi. Ia menemui ajalnya disebabkan digigit babi hutan buruannya.
Pada tubuh Munir terdapat luka gigitan babi di bagian bokong, dan luka robek bagian samping kemaluan sehingga petugas kepolisian meminta bantuan Satreskrim dan dan piket identifikasi untuk melakukan back up olah TKP.
Menurut keterangan keluarga korban inisial SM, yang ia dengar cerita kronologis kejadian dari salah satu rekan berburu Munir, bahwa pada Rabu (30/06/2921), korban mengajak empat rekannya berburu babi hutan di belakang Kelurahan Sasa, lokasinya di kebun warga.
Sampai di lokasi, mereka berpencar untuk mencari sasaran. Tak berapa lama rekan-rekan Munir mendengar letusan senjata (tembakan). Mereka menduga Munir telah menembak seekor binatang buruan. Namun tiba-tiba terdengar teriakan Munir. Mereka segera menuju sumber suara itu, dan ternyata dari agak kejauhan mereka melihat Munir diserang dan diterkam seekor babi hutan. Lalu mereka mendekat, tapi babi tersebut lari sementara Munir terkapar bersimbah darah.
“Salah satu rekan Munir langsung telpon pa kita melaporkan kejadian itu. Saya langsung melapor ke petugas piket Polsek Ternate Utara,” cerita SM.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Chasan Boesoerie untuk diaotopsi. Setelah itu dibawa ke rumah SM di Kelurahan Tongole, Kecamatan Ternate Tengah. Kedatangan jenazah korban disambut imam setempat.
Sementara keluarga korban diselimuti duka mendalam, apalagi diketahui meninggalnya korban akibat digigit seekor babi hutan.
Atas kejadian tersebut, polusi mengamankan barang bukti berupa empat pucuk senjata api karas panjang dan delapan butir peluru, pemilik atas nama inisial HH.
Peristiwa ini masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Ternate. “Untuk mengetahui pasti penyebab luka ditubuh korban, kami masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” kata Kasubag Humas Polres Ternate Ipda Wahyudin. Rabu (30/06/2021). (Jai-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!