Halsel, Haliyora
Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Usman Sidik mulai melaksanakan komitmenya untuk menata birokrasi dan keuangan daerah.
Sejak hari pertama berkantor, Usman langsung memerintahkan Inspektorat mengaudit penggunaan anggaran di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Katanya, seluruh SKPD harus diaudit untuk memastikan penyerapan anggaran yang keluar dari masing-masing SKPD. Dan hasil audit nanti disampaikan ke publik.
“Hasil audit Inspektorat nanti dipublis, supaya masyarakat tahu. Kita harus tata pemerintahan Halsel menjadi pemerintahan yang bersih dan transparan. Insya Allah audit inspektorat rampung Senin depan,” ujar Usman saat diwawancarai media, Selasa malam (08/06/2021) usai mengikuti Paripurna DPRD persiapan Hut Halsel ke 18 Tahun yang jatuh pada hari ini, Rabu 9 Juni 2021.
Ia mengatakan seluruh SKPD tetap diaudit inspektorat untuk memastikan penyerapan anggaran yang keluar dari masing-masing SKPD.
“Inspektorat lagi proses audit internal, hasil audit tetap disampaikan ke publik, sekarang baru beberapa OPD sudah selesai audit namun belum rampung, tim audit masih diberikan waktu. Insya Allah Senin depan semua sudah rampung,” terangnya Selasa malam (08/6/2021)
Usman menegaskan, jika ada temuan di OPD, maka pimpinannya akan dievaluasi dan diberikan sanksi, bila perlu dicopot jabatannya.
“Sanksinya macam-macam, jika kedapatan OPD yang pengunaan anggaran tidak jelas alirannya maka langsung dievaluasi dan diberi sanksi, bila perlu dicopot,” tegas Usman.
Dikatakan, selama proses audit inspektorat, seluruh keuangan daerah dikunci sampai batas waktu tidak ditentukan.
Sementara Inspektorat hanya diberi waktu selama 14 hari atau dua minggu untuk melakukan audit. “Waktu audit hanya dua minggu, jadi kalau inspektorat tidak maksimal melaksanakan tugasnya itu, maka kepala inspektorat juga dievaluasi, bahkan mungkin diganti,” pungkas Usman. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!