Dijadikan TO Narkoba, Umar Udin Minta Oknum Polisi Diusut

- Editor

Selasa, 8 Juni 2021 - 03:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Umar Udin

Sekertaris Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Umar Udin

Halsel, Haliyora

Umar Udin dan putranya Subhan Rizky Pratama hendak ke Labuha Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan. Keduanya menumpang KM. Obi Permai yang akan bertolak dari pelabuhan Bastiong Ternate. Tiba-tiba seseorang yang mengaku intel Polda Maluku Utara menggeledah barang bawaan Umar dan anaknya dengan alasan kedua bapak dan anak itu menjadi Target Operasi (TO) Polda karena diduga membawa narkotika dari Jogjakarta.

Umar yang juga Ketua Sarjana Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Halmahera Selatan itu terkejut dirinya disebut menjadi TO Polda Malut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa alasan Polda menetapkan saya sebagai Target Operasi (TO),” ujar Umar heran saat diwawancarai Haliyora di kediamannya, Desa Gandasuli Bacan, Sabtu (05/06/2021).

Umar menceritakan saat kejadian ia tidak berada di kapal. Tiba-tiba seorang anggota polisi yang mengaku intel dari Polda Malut melakukan pemeriksaan barang bawaanya. Belakangan setelah ditelusuri Polda, diketahui oknum anggota polisi itu bukan anggota intel Polda. “Ternyata bukan intel,” ungkap Umar yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Halsel itu.

Dikatakan, kejadian tak terduga itu terjadi pada 20 Mei 2021 lalu. Karena dirinya tidak berada di kapal saat barang bawaannya digeledah, maka satu jam kemudian barulah anaknya memberitahukan bahwa ada seorang intel Polda mengaku mendapat perintah A1 untuk menggeledah barang bawaan kami, sehingga terpaksa dibiarkan melakukan penggeledahan

BACA JUGA  Dinas PUPR Malut Bakal Dipanggil Terkait Proyek SMI

“Oknum polisi itu mengaku mendapat informasi yang ia sebut A1, lalu memaksa menggeledah barang-barang bawaan kami,” tuturnya.

Umar mengaku kejadian tersebut merusak reputasi dan nama baik dia serta berdampak psikologis terhadap putranya yang baru berusia 16 tahun.

Kata Umar, hingga sekarang putranya masih trauma dan tertekan akibat diduga membawa barang haram berupa narkoba. “Anaknya takut bahkan menangis sambil bertanya, papa, apa keluarga torang ada buat salah sampai-sampai kita dituduh membawa narkotika, situasi itu membuat saya jatuh sakit karena tekanan psikologi anaknya,” ungkap Umar.

Atas kejadian yang mencoreng nama baik dan reputasinya, Umar mengatakan telah memberikan kuasa ke advokat Peradi Malut untuk mendampingi dirinya memproses secara pidana atas kasus tersebut.

“Sudah ada advokat mendampingi saya untuk memproses masalah ini ke Propam Malut. Saya ingin proses masalah ini terkait penetapan diri saya sebagai target operasi pengedar narkoba.

Diwawancarai terpisah, kuasa hukum Umar, Darman Sugianto menuturkan pihaknya sudah membuat laporan ke Propam Malut pada 28 Mei 2021 terkait kasus yang dialami kliennya.

Kata Darman, tindakan oknum polisi tersebut tidak dapat dibenarkan. Hal ini dapat dilihat pada ketentuan pasal 33 KUHAP maupun ketentuan pasal 33 Ayat (5) KUHAP.

“Sehingga selain laporan atau pengaduan ke Propam, kami selaku kuasa hukum akan menindaklanjuti dengan mengajukan laporan secara tertulis kepada Krimum Polda Malut sebagaimana diatur dalam Pasal 311 Ayat (1) dan/atau Pasal 310 Kitab Undang Undang Hukum Pidana,” terangnya.

BACA JUGA  Marak Terjadi Gratifikasi, Kepala BPBJ Malut Siapkan Skema Kocok Ulang

Atas laporan tersebut, sambung Darman, kliennya sudah dimintai keterangan sebagai korban oleh Propam Polda Malut. “Klien kami juga sudah dimintai keteranagn sebagai korban oleh Propam Polda,” ujarnya.

Meski menjadi korban atas ulah oknum yang mengatasnamakan intel Polda, Umar meminta maaf serta berterima kasih karena kepada Polda Malut dan jajarannya yang telah memproses laporannya, sambil berharap oknum yang bersangkutan dapat ditindak tegas sesuai aturan.

“Saya secara pribadi maupun atas nama keluarga besar PC ISNU Halsel ucapkan permintaan maaf kepada Polda Malut bersama jajaranya, dan kepada Propam Polda Malut saya ucapkan terima kasih sudah tindaklanjuti laporan pengaduan saya. Sebagai korban saya berharap oknum yang bersangkutan (pelaku) dapat ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” imbuhnya.

Sementara Juru bicara Polda Maluku Utara Kombes Pol Adip Rojikan saat dikonfirmasi, kejadian mengatasnamakan Intel Polda tersebut yang diadukan kuasa hukum Umar Udin pada tanggal 28 Mei 2021 itu dibenarkan juru bicara Polda Kombes Pol Adip Rojikan.

” Memang benar, pengaduan di propam telah diterima dan berproses” terang juru bicara Polda Malut.

Dan Jika terbukti, tentunya kita sesuaikan dengan prosedur yang berlaku. (Asbar/Jai-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel
Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Berita ini 1,121 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!