Pergi Melaut, Nelayan Desa Toseho Tikep Ditemukan Warga Payahe Tak Bernyawa

  • Whatsapp
Sosok mayat lelaki ditemukan warga terdampar di pantai, kelurahan Payahe, Kecamatan Oba

Tikep, Haliyora

Sosok mayat lelaki ditemukan warga terdampar di pantai, kelurahan Payahe, Kecamatan Oba.

Bacaan Lainnya

Sosok mayat tersebut diketahui bernama Faijal Basra 52, alamat Desa Toseho. Faijal dikenal warga sebagai seorang nelayan.

Menurut keterangan pihak keluarga, Faijal Basra pergi memancing  pada Kamis (20/05/2021) Pukul. 04.00 wit (Dini hari)

Namun ia ditemukan warga Payahe pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WIT di pantai Payahe dalam keadaan tak bernyawa.

Sesuai keterangan keluarga korban, peristiwa penemuan mayat Faijal bermula saat salah seorang warga Payahe ke pantai lalu melihat sebuah katinting terapung tanpa ada orang di dalamnya, kemudian ia mencari di sekitar perahu namun tidak melihat satu orang pun.

“Waktu Hamid ke pantai untuk mengambil jaring, dia melihat ada perahu katinting terapung, tapi tidak ada orang di perahu,” cerita salah satu keluarga Faijal.

Karena tidak menemukan orang, lalu ia memberitahukan warga kalau ada perahu terapung di pinggiran pantai namun tidak ada orangnya.

Hamid beserta sejumlah warga payahe berinisiatif mencari pemilik perahu itu. Mereka curiga jangan sampai terjadi sesuatu terhadap pemilik perahu.

Sesampainya mereka di pantai, ternyata Faijal sudah ditemukan tak bernyawa lagi oleh salah seorang warga bernama Masto yang kini menjadi saksi.

Oleh warga, penemuan mayat tersebut disampaikan kepada pihak kepolisian Polsek Kecamatan Oba.

Pukul. 09.00 Wit, anggota Polsek Oba tiba di kediaman korban di Desa Toseho Kecamatan Oba meminta  mayat Faijal dibawa ke puskesmas untuk diautopsi, namun pihak keluarga tidak mau, dengan alasan bahwa kejadian tersebut murni ajal korban sehingga keluarga sudah mengikhlaskannya.

Menurut keterangan pihak keluarga, Faijal Basra memiliki riwayat penyakit Sakit Kepala (Pusing)

“Karena korban tidak mengizinkan untuk diautopsi, maka kami meminta salah satu anggota keluarga korban menandatangani surat pernyataan tidak mengizinkan diautopsi,” ujar Kapolsek Oba Ipda Ahmd. (Ata-1)

Pos terkait