DAK Pemkot Ternate  Terancam 

Kepala KPPN Ternate, M. Izma Nur Choironi

Ternate, Haliyora

Kepala Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Ternate, M. Izma Nur Choironi mengatakan Dana alokasi khusus (DAK) Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate senilai Rp 64 miliar  belum ada kepastian.

Bacaan Lainnya

Kata M. Izma, saat ini masih ada sejumlah SKPD yang mengelola DAK  dalam proses penginputan.

“Kemarin Pak Wali ke sini dan kita sudah bahas soal  itu, tinggal tunggu kemajuan penginputan dari masing masing SKPD yang mengelola DAK tersebut,” jelas Kepala Kantor Pelayanan M. Izma saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/5/2021).

Disebutkan, masih ada lima SKPD yang belum menginput kontrak DAK, sementara  proses penginputan ada batas waktu yang telah ditetapkan yakni ditutup tanggal 21 Juli 2021.

“Kalau sampai batas waktu belum diinput berarti DAK-nya  lewat atau dapat dikurangi, sehingga DAK Kota Ternate bisa saja tidak mencapai Rp 64 miliar, kalau pengimputannya terlambat. Jadi penyalurannya sesuai kontrak,” kata pria yang akrab disapa Izma itu.

Dia mencontohkan ketika sudah input Rp 1 miliar, padahal pagunya Rp 5 miliar, jika sampai tanggal 21 Juli diinput cuma Rp 1 miliar, berarti tahun ini dapat cuma Rp 1 miliar saja, tidak semua yang Rp 5 miliar itu.

Disinggung soal laporan proyek tahun 2020 senilai Rp 4 miliar dari  Dinas PUPR yang tidak direalisasikan, Izul mengatakan laporan dari  PUPR sudah selesai tinggal diinput.

“PUPR punya sudah selesai laporannya, tinggal diinput saja, selebihnya tergantung Walikota,” pungkas Izul. (Alfian-1)

Pos terkait