Di Taliabu Banyak Kendaraan Rugikan Daerah

- Editor

Kamis, 25 Februari 2021 - 06:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kepala UPTB Samsat kabupaten Pulau Taliabu, Syahrudin Saere

kepala UPTB Samsat kabupaten Pulau Taliabu, Syahrudin Saere

Bobong, Haliyora

Kepala UPTB Samsat Kabupaten Pulau Taliabu, Syahrudin Saere mengatakan ada ribuan kendaraan di Kabupaten Pulau Taliabu, namun hanya 607 unit kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang terdaftar di UPTB Samsat.

Itu disampaikan Syahrudin saat dikonfirmasi Haliyora di kantornya, Rabu (24/02/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Syahrudin, tidak terdaftarnya kendaraan di Samsat tersebut sangat merugikan daerah dari sisi pendapatan.

“Dari ribuan kendaraan yang ada di Taliabu ini baik roda dua maupun roda empat yang terdaftar di Samsat itu cuman 607 saja, sementara yang lain itu tidak. Ini sangat merugikan daerah dari sisi pendapatan,” ungkap Syahrudin.

BACA JUGA  RSUD Labuha Terakreditasi Paripurna, Dirut: Dorong Mutu dan Kualitas Pelayanan

Ia menambahkan, kendaraan yang saat ini berada di kabupaten pulau Taliabu kebanyakan kendaraan bodong alias tanpa surat-surat yang di masukan dari wilayah Sulawesi.

“Kebanyakan dimasukan dari Sulawesi seperti Luwuk, Bitung, Manado dan Kendari tanpa dilengkapi surat-surat kendaraannya atau bodong,” terangnya.

Syahrudin berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya yang memiliki kendaraan roda dua (motor) maupun roda empat (mobil) yang administrasinya masih dari wilayah luar Maluku Utara agar segera di alihkan ke Maluku Utara.

BACA JUGA  DPRD Ternate Ancam Tolak Anggaran Sisipan Setelah KUA-PPAS Disahkan

“Sementara ini kami masih dalam tahapan sosialisasi belum ada penindakan, makanya kami menghimbau pada semua masyarakat agar jangan lagi beli kendaraan bodong, atau yang tidak miliki surat. Bagi pemilik kendaraan yang sudah miliki surat tapi masih di wilayah administrasi luar Maluku Utara agar segera balik nama masuk ke wilayah Maluku Utara, karena cepat atau lambat pasti ada penertiban,” imbaunya. (Ham-1)

Berita Terkait

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran
Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen
Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 
Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran
Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda
Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate
Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 16:50 WIT

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 19:32 WIT

Pemerintah dan Muhammadiyah Diprediksi Idul Fitri ‘Bareng’ Meski Awal Ramadhan Berbeda

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Berita Terbaru

Wisata Pantai Jikolamo

Food & Travel

Pantai Jikomalamo, Favorit Warga Kota Ternate saat Libur Lebaran

Sabtu, 13 Apr 2024 - 16:50 WIT

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

error: Konten diproteksi !!