Penjelasan Ketua IDI Malut Tentang Manfaat Vaksin Sinovac

- Editor

Rabu, 13 Januari 2021 - 11:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku Utara, Alwia Assagaf

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku Utara, Alwia Assagaf

Sofifi, Haliyora

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku Utara, Alwia Assagaf mengatakan, vaksin sinovac aman dan bermanfaat.

Lanjutnya, penyuntikan vaksin sinovac dapat mengurangi penyebaran Covid-19 baik di wilayah tim medis maupun masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Artinya pemberian vaksin ini agar bisa membentuk kekebalan tubuh, dan efetivikasinya sudah diteliti sampai 63,5 persen, sehingga diharapkan kekebalan tubuh akan terbentuk dari hasil penyuntikan vaksin itu lebih tinggi, dan  itu sudah dilakukan penelitian,” ungkapnya saat diwawancarai Haliyora, Rabu (13/01/2021).

Katanya, jika sudah melakukan vaksinasi, baik dokter, tenaga medis maupun masyarakat, akan terbentuk kekebalan tubuh atau disebut Het imuniti, dan dapat membunuh  indung virus yang ada di dalam tubuh.

“Kalau dokter terpapar Covid-19 berkurang, masyarakat juga berkurang, maka tingkat kematian juga berkurang,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pastikan PGM Beroperasi Tahun Ini, Tim Pemkot Ternate Jelajahi Profil Investor

Meski begitu, dr. Alwia tidak menjamin vaksin tersebut bertahan lama dalam tubuh orang yang disuntikkan.

“Soal berapa lama vaksin tersebut bertahan dalam tubuh orang yang disuntikkan, saya tidak bisa pastikan,” ujarnya.

Terkait sanksi jika ada masyarakat maupun tenaga kesehatan yang menolak disuntik vaksin, Alwia mengatakan, masalah itu menjadi kewenangan pemerintah.

”Itu tergantung pemerintah, kalau diberlakukan undang-undang kekarantinaan maka ada sanksinya, tetapi dalam kasus vaksin Covid-19 ini mungkian ada pertimbangan lain. Tapi itu terpulang kepada pemerintah,” jelasnya.

Menurut Alwia, menggugah kesadaran masyarakat itu butuh waku, walaupun untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.

“ Disuruh pake masker, cuci tangan dan jaga jarak saja susahnya minta ampun, apalagi disuruh suntik ini. Jadi perlu kesadaran pribadi juga. Menumbuhkan kesadaran masyarakat itu butuh waktu, ini juga kan perdana, ada juga jadwal berikutnya, dan diharapkan bisa sampai di masyarakat, jadi kalau  mau menerapkan aturan itu maka itu terserah pemerintah. Soal sanksi atau tidak itu  bukan keputusan dokter dan IDI,” tandasnya.

BACA JUGA  Sidang Penyalahgunaan Narkotika yang Libatkan Anggota Polisi Digelar Virtual

Untuk itu Alwia mengharapkan ada himbauan tertulis, khusus di internal dokter dan tenaga kesehatan dengan redaksinya

“Demi mengurangi angka kematian di internal tenaga kesehatan, maka dibutuhkan kesadaran tenaga dokter dan tenaga medis untuk komitmen sama-sama divaksin,” ungkapnya.

Selanjutnya Alwia menjelaskan, bahwa sesuai jadwal, vaksinasi dilakukan serentak di 34 provinsi serta ada pencanangan di beberapa kabupaten/kota.

“Untuk di Maluku Utara pencangan dilakukan pada dua daerah yaitu Kota Ternate dan Kota Tidore, tapi saya belum tau kapan dilaksanakan,” pungkasnya. (Sam-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel
Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Berita ini 316 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!