Evaluasi OPD Berkantor di Luar Sofifi, Gubernur AGK Disentil Ketua DPRD

Sofifi, Haliyora

Gubernur Maluku Utara, K.H Abdul Gani Kasuba, pada rapat bersama seluruh SKPD Senin (04/01/2021) kemarin, menegaskan agar mulai hari Senin tak ada lagi Pegawai Pemprov berkantor di luar Sofifi. Peringatan tersebut disampaikan Gubernur terkait informasi adanya sejumlah OPD lingkup Pemrov berkantor di luar Sofifi (di Ternate). Bahkan gubernur mengancam akan mengevaluasi pegawainya yang masih berkantor di luar Sofifi setelah keluarnya peringatan gubernur.

Selain itu gubernur juga meminta pegawai Sekretariat DPRD  juga sudah mulai aktif berkantor di Sofifi.

Terkait sentilan gubernur kepada pegawai sekretariat DPRD, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Kuntu Daud angkat bicara.

BACA JUGA  DPRD Malut Bakal Bentuk Tim Gabungan Lintas Komisi Evaluasi Kesiapan Pelaksanaan STQ

Menurut Kuntu, Gubernur harus menertibkan seluruh OPD dalam lingkup Pemprov Malut. Gubernur harus pastikan, apakah seluruh OPD sudah berkantor di Sofifi, lalu apakah ada jaminan terhadap OPD yang punya kantor di luar Sofifi itu bisa pindah atau tidak.

”Jadi ini harus berlaku juga secara vertikal, karena di Ternate masih ada TNI/Polri, kejaksaan dan lain-lain. Jangan hanya DPRD yang harus pindah. Kalau OPD semua sudah tertib maka saya yakin seluruh pegawai akan pindah ke sofifi. Atur dulu di dalam rumah sendiri, barulah urus orang lain. Poinnya adalah kalau secara internal sumua sudah tertib, baru yang lain bisa menyesuaikan,” tandasnya.

BACA JUGA  Audit Investigasi, Pekerjaan Proyek ASN III Pemprov Malut Dihentikan

Terkait sanksi kedisiplinan, kata Kuntu, hingga saat ini Pemprov belum merumuskan sanksi dalam bentuk tertulis. ”Makanya sebagian OPD tidak mau dengar. Masalah ketegasan sanksi ini sudah sering kita sampaikan ke media tapi tidak ada tindakan sama sekali oleh gubernur,” ucap Kuntu.

Ketua DPRD menambahkan, kalau mau semua berjalan normal, maka semua fasilitas di Sofifi harus siap, seperti air bersih dan lain-lain, termasuk hentikan kontrak kapal pengangkut PNS dari Ternate ke Sofifi.

”Kalu semua itu sudah diperhatikan dan dilengkapi termasuk juga ketersediaan akses jaringan internet yang memadai, baru memindahkan seluruh OPD ke sofifi,” pungkasnya. (Sam-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah