Saksi MHB-Gas Tolak Hasil Pleno KPU Ternate

Ternate, Haliyora

Hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk kecamatan Ternate Utara ditolak oleh saksi nomor urut 03, sehingga terjadi perdebatan antara saksi dan ketua KPU, akibat tidak puas dengan hasil penjelasan, saksi MHB-Gas keluar dari ruang pleno.

Bacaan Lainnya

Saksi nomor urut 03, Saiful M Saleh pada saat diwawancarai awak media, Selasa 15 Desember 2020 (malam) pukul 22:04 wit mengatakan, “saya saksi, tugasnya adalah melihat, menyaksikan dan mendengarkan, proses rekapitulasi hasil Pleno di kecamatan Ternate Utara, pleno tersebut kami keberatan sehingga kami mengisi from keberatan,” jelasnya.

Saiful mengaku ada sekitar 15 from keberatan yang dibuat saat pleno tingkat PPK. pihaknya berharap nanti diselesaikan di pleno KPU. Namun Pleno di KPU juga tidak bisa diselesaikan.

“Tadi (Selasa) sore juga sudah saya sampaikan kepada ketua KPU tentang keberatan kami itu dan dia menyetujui, tapi ketika dilanjutkan pada malam, jadi lain. Kami menduga sudah ada konspirasi. Sebab 15 poin keberatan kami hanya dibaca satu poin¬† langsung ketua KPU memerintahkan Ketua PPK yang membaca itu kembali duduk,” urai Saiful.

Menurutnya, Tindakan ketua KPU memberhentikan pembacaan keberatan saksi itu bertentangan dengan PKPU 19 Tahun 2020 pasal 15 A huruf i tentang mekanisme pleno rekapitulasi.

“Aturannya jelas diatur dalam PKPU 19 itu. Kalau ada keberatan saksi harus dibacakan atau diperlihatkan,” sambungnya.

“Jadi intinya,¬† kami saksi 03 menolak rekapitulasi di tingkat kecamatan, khususnya di kecamatan Ternate Utara dan di tingkat KPU, karena KPU tidak mampu menyelesaikan masalah yang kami sampaikan melalui form keberatan saksi,” tegasnya. (Sam-1)

Pos terkait