Walikota Ternate : Minggu Ini RAPBD 2021 Dibahas

Walikota Ternate, Burhan Abdurahman

Ternate, Haliyora

Tahun Anggaran 2020 sudah hampir berakhir. Tepatnya sisa satu bulan, namun RAPBD Kota Ternate belum juga dibahas. Jangankan dibahas, jadwal pembahasannya pun belum ditentukan.

Bacaan Lainnya

Padahal, dokumen KUA-PPAS telah disahkan Oktober lalu 2020.

Keterlambatan itu disebabkan Pemkot belum mengajukan dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2021 kepada DPRD Kota Ternate.

Dikonfirmasi Haliyora via WhatasApp, pada Senin (16/11/2020), Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailusy  mengatakan, DPRD sudah meminta  Pemkot segera mengajukan dokumen Rancangan APBD 2021 tetapi  belum juga diajukan.

“DPRD sudah menyurat meminta pemkot segera megajukan RAPBD 2021 tapi belum diajukan sampai saat ini, sehingga pembahasan APBD 2021 belum dapat dijadwalkan,” jelas Muhajirin.

Ia kembali mengingatkan agar Pemkot Ternate secepatnya memasukkan dokumen RAPBD supaya cepat dibahas, mengingat Tahun anggaran 2020 sudah hampir berakhir.

“Ini so bulan november, sisa satu bulan tahun anggaran 2020 berakhir, jadi kami minta Pemkot cepat masukkan dokumen RAPBD tahun 2021 sehingga kita jadwalkan pembahasannya.

Sementara saat dikonfirmasi pada Senin, (16/11/2020), Walikota Ternate, Burhan Abdurrahman mengatakan, keterlambatan pembahasan RAPBD 2021 bukan hanya di Kota Ternate  tapi di seluruh Indonesia, karena ada  perubahan sistem dari Sipda ke Sipbe.

“Keterlambatan itu karena ada perubahan sistem dari Sipda ke Sipbe, dan itu di seluruh Indonesia. Dan Saya dapat info kadangkala ada gangguan, sehingga SKPD lambat mengakses sistem,” ujar Walikota.

Meski begitu, sambung walikota, Pemkot berusaha agar Minggu ini sudah dapat dirampungkan dan dimasukkan ke DPRD untuk kemudian dibahas.

“Insya Allah kita upayakan minggu ini rampung dan dokumen RAPBD disampaikan ke DPRD kemudian kita bahas,” pungkasnya. (Sam-1)

Pos terkait