BMKG: Malut Waspada, Curah Hujan Ekstrem !!!

Dewi Mandiong selaku Prakirawan Stasiun Meteorologi Klas I Sultan Babullah Ternate

Ternate, Haliyora

Fenomena La-Nina atau anomali Cuaca yang mengakibatkan intensitas Curah Hujan Ekstrem juga akan menghantam wilayah Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Dewi Mandiong selaku Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate menyatakan akan terjadi musim hujan sangat lebat dengan ber-durasi cepat, berskala lokal yang mengguyur Maluku Utara pada akhir-akhir 2020 hingga awal 2021.

“Puncak hujan lebat sangat tinggi itu, dari bulan Desember 2020 ini sampai dengan Januari 2021,”jelasnya.

Dewi Madiong juga mengingatkan terkait dampak yang diakibatkan ketika terjadi curah hujan lebat, Seperti: banjir, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang.

“Bila terjadi hujan lebat maka dampak yang akan timbulkan yaitu banjir, tanah longsor sampai dengan pohon roboh, untuk itu masyarakat diminta tetap waspada dan ramah terhadap lingkungan,”imbuhnya

Sementara, kapan berakhirnya la-Nina belum bisa diprediksi,” Berakhir la-nina itu kapan, kami belum bisa prediksi,” Tutupnya. (Jul-1)

Pos terkait