Fasilitas RSUD Belum Memadai, Ketua Komisi III DPRD Kepsul Kecewa

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Lasidi Leko

Sanana, Haliyora

Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), La Sidi Leko menyoroti penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah setempat. Ia menilai fasilitas pada RSUD tidak memadai, padahal anggaran yang dialokasikan pemda untuk RSU mencapai puluhan miliar. Itu disampaikan La Sidi kepada Haliyora saat wawancara, pada Rabu (21/10/2020).

Bacaan Lainnya

“Saya merasa kurang puas atas penanganan terhadap pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum. Saya ada jenguk keluarga yang sakit, dan saya lihat dua bangunan ruang rawat pasien belum diselesaikan. Begitu juga bangunan untuk Lab, juga belum kelar. Padahal setau saya anggaran yang dialokasikan untuk RSUD cukup besar, mencapai Rp 12 miliar. Mestinya bangunan dan fasilitas untuk penanganan pasien Covid ini secepatnya diselesaikan. Pandemic Covid-19 ini bukan baru sebulan, melainkan sudah hampir satu tahun. Mestinya Direktur Rumah Sakit secepatnya meyelesaikan pekerjaaan bangunan itu. Bahkan dari anggaran tersebut, Direktur RSUD juga mau lakukan pembelian alat Swab, namun sampai sekarang tidak tau dimana alat itu,” ujar La Sidi kesal.

La Sidi menandaskan, dirinya akan mengagendakan kunjungan kerja Komisi III ke RSUD untuk melakukan pemeriksaan.

“Komisi III akan lakukan kunjungan kerja ke RSU untuk melakukan pemeriksaan,”tandasnya.

Politisi PBB itu meminta Pjs. Bupati segera melakukan kunjungan kerja di semua instansi termasuk RSUD agar melihat dan mengetahui secara langsung masalah-masalah yang ada di setiap instansi.

“Saya harap Pjs. Bupati segera kunjungi semua instansi termasuk RSUD untuk melihat dan mengetahui langsung masalah yang ada,”pungkasnya. (AT-1)

Pos terkait