PAW Empat Anggota DPRD Halbar Terancam Molor, Ini Alasannya

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Halbar, Hadija Sergi

Jailolo, Haliyora

Paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) Empat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terancam ditunda hingga November 2020.

Bacaan Lainnya

Agenda Sidang Paripurna PAW yang awalnya sudah diagendakan DPRD pada Bulan ini (Oktober,red) ditunda, dikarenakan berkas usulan pengunduran diri Ke-empat Anggota DPRD itu tercecer.

Sementara Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Halbar, Hadija Sergi mengatakan, pihaknya membutuhkan berkas usulan pengunduran diri ke-Empat Anggota DPRD tersebut guna membuat usulan SK ke Gubernur Malut.

Sementara, berkas tersebut saat ini masih berada di tangan KPU Halbar, saat dimasukkan oleh ke-empat Anggota DPRD tersebut sebagai syarat pendaftan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada tahapan pendaftaran ke KPU beberapa waktu lalu.

“Soal surat ini juga KPUD sudah berkodinasi dengan kami terkait permintaan bukti surat permohonan pengunduran diri yang tidak dilampirkan dalam penyampaian ke KPUD. Tapi sudah saya sampaikan surat itu sudah ada di KPUD bukan di DPRD,” ungkap Hadija saat diwawancarai wartawan, Senin (5/10/2020).

Lanjut Hadija, saat ini proses PAW Empat anggota DPRD tersebut menunggu pleno di KPUD Halbar. Setelah dari situ, langsung ditindaklanjuti ke Pemerintah Propinsi Maluku Utara untuk diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur.

“Paling lambat didalam bulan ini sudah dilakukan proses pelantikan tapi tergantung prosesnya di KPU,”katanya.

Sementara nama-nama Anggota DPRD yang di PAW, serta yang akan menggantinya yaitu, Roni Giop (Demokrat) yang bakal menggantikan James Uang dari Partai Demokrat Dapil III Ibu-Loloda. Marcela Tampi (Hanura) yang bakal menggantikan Denny Palar dari Partai Hanura Dapil III Ibu-Loloda, Nyong Moa (Nasdem) yang bakal menggantikan posisi Jufri Muhammad dari partai Nasdem dapil I Jailolo-Jailolo Selatan, serta Helny (PKB) yang bakal menggantikan Iksan Hi.Husain dari partai PKB dapil I Jailolo-Jailolo Selatan. (Riko-2)

Pos terkait