YAMIN-ADA: Adat Se-Atoran, Dasar Menuju Ternate Bangkit

Mohammad Yamin Tawary - Abdullah Taher, kampanye. Kali ini di dua kelurahan sekaligus yakni Kelurahan Mangga Dua dan Kelurahan Sasa, Ternate Selatan

Ternate,Haliyora

Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate Mohammad Yamin Tawary-Abdullah Taher tak henti-hentinya melakukan kampanye.

Bacaan Lainnya

Seperti pada, Selasa (29/09/2020), pasangan nomor urut empat (4) YT-ADA di dua kelurahan sekaligus, yakni Kelurahan Mangga Dua dan Kelurahan Sasa, Ternate Selatan.

Seperti biasa, setiap kampanye, YT-ADA mengurai secara singkat visi, misi dan program yang bakal dilaksanakan jika terpilih memimpin Kota Ternate.

Pada kesempatan itu, calom Walikota Ternate, Yamin Tawary memaparkan visinya membangun Ternate berlandaskan Adat se-Atoran. Yamin memulai pidato kampanyenya dengan mengurai tentang tugas pemerintahan yang melekat kepada pemimpin.

Menurutnya, tugas utama pemerintahan atau seorang pemimpin adalah membangun daerahnya dengan tujuan agar rakyat yang dipimpinnya sejahtera.

Bicara tentang pemimpin dan rakyat, kata Yamin, berarti bicara tentang manusia, dan manusia terdiri atas lahir dan batin. Maka menjalankan pemerintahan atau membangun daerah harus berorientasi pada kesejahteraan lahir dan batin ratusan ribu manusia yang ada di Kota Ternate.

Untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin rakyat yang dipimpinnya, kaitannya dengan adat se-Atoran, tradisi kesultanan Ternate sudah memberikan contoh dalam manajemen pemerintahannya jauh sebelum Indonesia merdeka.

Yamin menyebut, dalam tradisi pemerintahan kesultanan Ternate dikenal dengan Bobato Dunia dan Bobato Akhirat.

”Ini antara lain, menurut saya untuk mengurus kesejahteraan lahir batin rakyat yang dalam bait lagu kebangsaan Indonesia disebut “Bangulah jiwanya, Bangunlah Badannya,”ujar Yamin mencontohkan.

Lanjut Yamin, nilai-nilai dan budaya inilah digali oleh bapak proklamator Indonesi, Yang Terhormat bapak Ir. Soekarno, Presiden Indonesia pertama kemudian dirumuskan dalam lima sila, lalu dinamakan Pancasila.

Khusus bicara tentang batin, sambung Yamin, itu terkait dengan tata nilai, yakni nilai agama dan budaya yang mesti dikembangkan di Ternate melalui Adat se-Atoran.

“Karena menurut saya, Adat se-Atoran sebagai warisan nilai yang diterapkan di Moloku Kie Raha, terutama di Kota Ternate, itu bersumber dari agama, dan agama bersumber dari Kitabullah. Dengan demikian, adat yang tidak bersumber dari agama bukan adat Ternate. Makanya YT-ADA bercita-cita membangun Kota Ternate atas dasar Adat Se-atoran Ternate yang bersumber dari nilai-nilai agama itu,”jelas Yamin.

Lanjut Yamin, Allah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa Nabi Muhammad diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Dan itu terintegrasi dalam adat se-atoran, dimana setiap kita saling menghargai dan menghormati satu sama lain, membina keharmonisan dan kebersamaan menuju kesejahteraan lahir dan bathin.

Dalam kontek kepemimpinan, urai Yamin, Rasulullah SAW mengatakan, Setiap orang adalah pemimpin, dan setiap pemimpin bertanggungjawab terhadap yang dipimpinnya. Rasulullah menyebut pemimpin dengan kata “Ra’iyah” yang kemudian diadopsi ke dalam bahas Indonesia menjadi Rakyat. “Artinya setiap rakyat adalah pemimpin. Maka seorang pemimpin rakyat, hakekatnya pemimpin pribadi-pribadi yang disebut rakyat itu, kemudian saling bertanggungjawab menuju satu tujuan yakni kesejahteraan lahir batin untuk semua.

YT juga menyentil soal keragaman dalam konteks nilai. Katanya, keragaman adalah sebuah keniscayaan, karena merupakan Sunnatullah. Kita hanya diminta Allah untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain dalam konteks nilai kemanusiaan yang adil dan Beradab, yang selain diadopsi dalam tata nilai adat se-atoran juga termaktub dalam sila Pancasila sebagai dasar negara.

Terkait dengan keragaman itu, Yamin menegaskan, untuk membangun Kota Ternate menuju sejahtera dan beradab, maka YT-ADA mengusung Tagline “TERNATE BANGKIT” yang bermakna kita harus bersama-sama bangkit mengejar ketertinggalan menuju kesejahteraan bersama tanpa membedakan suku, ras, dan agama. Sebab, sambung Yamin, Kota Ternate adalah Kota dimana semua etnis, kelompok, komunitas, suku dan agama menjalani kehidupannya.

“Dan Itulah tugas yang hendak kami lakukan dan sudah dirumunskan dalam Sembilan program kerja YT-ADA. Insya Allah jika rakyat Kota Ternate menilai YT-ADA adalah calon pemimpin beramanah, maka pilihlah kami pada 9 Desember dengan mencoblos Yamin Tawari-Abdullah Taher di Nomor Ururt 4,” imbuh Yamin. (Ichal-1)

Pos terkait