DPRD Dorong Rp 8 M Dana Pokir di Dinas PUPR Ternate

  • Whatsapp
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Fahri Badar

Ternate, Haliyora

Rapat pembahasan KUA-PPAS APBD 2021 antara Komisi III DPRD Kota Ternate dengan mitranya Dinas PUPR digelar, pada Jum’at (25/09/2020) kemarin di kantor DPRD.

Bacaan Lainnya

Ada dua item dalam KUA-PPAS yang dibahas pada rapat itu yakni Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) atau dikenal dengan Aspirasi Dewan serta sisa pembayaran Proyek Multiyears.

Pada pembahasan itu akhirnya disepakati menyangkut Dana Aspirasi atau pokir dewan sebesar Rp 8 miliar pada APBD 2021 yang melekat pada dinas PUPR

Wakil ketua komisi III DPRD Kota Ternate, Fahri Badar, menjelaskan, dana Pokir itu adalah usulan masyarakat yang diperoleh anggota dewan ketika melakukan kunjungan ke masyarakat saat reses, kemudian dirangkum dalam bentuk pokok-pokok pikirn dewan dan dimasukkan ke KUA-PPS APBD 2021.

“Jadi itu aspirasi masyarakat yang disampaikan waktu anggota dewan melakukan kunjungan di masa reses. Nah aspirasi masyarakat itu dewan rangkum dalam bentuk pokok-pokok pikiran untuk dimasukkan ke dokumen KUA-PPAS APBD 2020. Itu nilainya Rp 8 miliar untuk 30 anggota DPRD,”jelasnya.

Pada pembahasan poin ke dua terkait perhitungan sisa pembayaran Proyek anggaran Multiyears, sambung Fahri, antara Kimisi III dan Dinas PUPR berbeda soal jumlah sisa anggaran yang harus dibayarkan ke pihak kontraktor.

Dalam estimasi Komisi III sisa pembayaran sebesar Rp 65 miliar, sementara estimasi PUPR sebesar Rp 90 miliar, ada selisih Rp 24 miliar lebih. “makanya kita skorsing rapat untuk memberikan waktu kepada masing-masing pihak mengitung ulang,”terang Fahri.

Fahri mengaku tidak tau kapan rapat akan dilanjutkan kembali. “Rapat di skorsing sampai kapan dilanjukan lagi saya tidak tau,”pungkasnya. (Sam-1)

Pos terkait