Terkait Metode Belajar, DPRD Ternate Minta Dinas Pendidikan dan Kominfo Bersinergi

- Editor

Kamis, 24 September 2020 - 11:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelapa Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ibrahim Muhammad. (Foto: Haliyora.com/Samsudin Latif)

Kelapa Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ibrahim Muhammad. (Foto: Haliyora.com/Samsudin Latif)

Ternate, Haliyora.com

DPRD meminta ada sinergitas Disdikbud dan Kominfo menangani program pembelajaran, baik melalui metode daring, luring maupun melalui siaran TV Kabel. Kominfo diminta menangani masalah jaringan telekomunikasi dan internet, sementara Dikbud menyiapkan jadwal dan programnya.

Demikian disampaikan kadis dikbud Kota Ternate, Ibrahim Muhammad kepada wartawn, Rabu (23/09/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“DPRD hanya meminta Dispen dan Kominfo bersinergi menangani program belajar melalui siaran TV Kabel untuk menstabilkan proses belajar mengajar di masa pandemi baik menggunakan sistem daring, luring maupun siaran TV kabel,” jelasnya.

Menurutnya, untuk kota Ternate sistem belajar menggunakan daring semuanya sama, yang membedakan saat ini menggunakan fasilitas TV kabel. Untuk itu ia sependapat dengan DPRD agar bersinergi dengan Kominfo.

“Kan masalah jaringan dan Internet Infokom lebih tau, sementara Dikbud nantinya menyiapkan program dan jadwalnya,”tutur Ibrahim.

Ibrhim mengaku pihaknya memiliki data jumlah siswa di Kota Ternate yang memiliki HP android, rumah yang tidak memiliki jaringan indehome, berapa rumah yang belum memiliki TV kabel

BACA JUGA  122 CPNS Kota Ternate Mulai Bertugas Januari 2021

“Kami punya data berapa jumlah siswa yang memiliki HP Android, rumah yang tidak memiliki Indihome, berapa jumlah rumah yang tidak memiliki TV kabel dan lainnya, semua data ada di Dispen. Memang saya tidak hafal semua tapi datanya ada di Dikbud,”ungkapnya.

Katanya, jumlah siswa di Kota Ternate sebanyak 280 siswa. “Itu di luar TK dan Paud,”sambungnya.

Ia menjelskan, meskipun ada program belajar mengajar melalui TV kabel, namun metode sistem daring dan luring juga tetap berjalan. Kehadiran TV kabel kata Ibrahim, adalah untuk menjawab keluhan dan permintaan masyarakat yang mungkin anaknya tidak dapat mengikuti pelajaran melalui metode luring dan daring.

“Belajar lewat siarang TV kabel ini hanya salah satu dari alternatif belajar di masa pandemi ini. Belajar secara daring dan luring juga tetap jalan. Program belajar lewat TV kabel dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat, karena ada siswa yang tidak memiliki HP Android, ada yang memiliki HP tapi tidak ada pulsa data dan juga jaringannya tidak baik, serta banyak waktu orang tua yang tersita karena harus mendampingi anaknya saat belajar,”jelasnya.

BACA JUGA  Iksan-Bustamin Tersingkir, 3 Orang Calon Sekda Halsel Diajukan ke Bupati

Saat ini lanjut, Ibrahim, untuk tingkat SMP baru SMPN 2 yang melaksanakan belajar melalui siaran TV Kabel. Itu juga lantaran induk TV Kabel Kie Raha berada di bagian Utara Kota Ternate dan SMP 2 juga ada di Ternate Utara,”terangnya.

Ibrahim meminta pemilik TV Kabel di Kota Ternate, terutama di Kota Ternate Tengah dan Selatan untuk ikut berpartisipsi dalam program ini. Karena Sebagian besar SMP berlokasi di Ternate Yengah dan Selatan.

“Sebenarnya program belajar melalui TV Kabel ini tidak dialokasikan dananya, karena itu saya berharap pemiliki TV kabe dan terutama Kominfo ikut berpartisipasi menjalankan program ini,”imbuhnya.

Kadis Dikbud mengaku belum tau kapan belajar mengajar secara tatap muka di kelas akan dilaksanakan.

“Saya belum pastikan kapan belajar tatap muka akan dimulai, kecuali di Kecamatan Batang dua, Pulau Hiri dan Moti sudah ada informsi dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate bahwa sudah bisa melaksanakan belajar mengajar tatap muka,”pungkasnya. (Sam-1)

Berita Terkait

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?
Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg
Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil
Ichsan Hamzah Kembali Jabat Kalak BPBD Ternate?
Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT
Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari
5 Bulan Gaji Belum Dibayar, PPPK Tenaga Teknis Merana
Lelang Jabatan di Pemprov Malut Sepi Pendaftar, Akademisi Sarankan Ini
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:55 WIT

Sudah Sebulan Mobdin Sekda Terparkir di Halaman Kantor Walikota Ternate, Ada Apa ?

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:21 WIT

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:21 WIT

2 Oknum Panwascam Bikin Gaduh Pemilu, Begini Tanggapan KPU Halsel

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:54 WIT

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:28 WIT

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:47 WIT

Kakek 72 Tahun Ditemukan tak Bernyawa dengan Kepala Bersimbah Darah

Senin, 19 Februari 2024 - 22:23 WIT

Utang Dinkop UMKM Malut Rp 2 Miliar Lebih, Didalamnya Renovasi Atap Gedung PLUT

Senin, 19 Februari 2024 - 22:00 WIT

Batas Input Kegiatan ke SIRUP di Kota Ternate 29 Februari

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir

Headline

Pembahasan APBD 2024 Hasil Evaluasi Mendagri Tunggu Hasil Pileg

Selasa, 20 Feb 2024 - 20:21 WIT

Ketua Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Amru Arfa

Headline

Bawaslu Tikep Hentikan Kasus Dugaan Tipilu Kades Garojou

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:54 WIT

Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly

Headline

Kantongi SK, Lusa Fahri Fuad Dilantik Sebagai Kadis Dukcapil

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:28 WIT

error: Konten diproteksi !!