KPU Pulau Taliabu Verfak Ijazah dan Dukungan Partai Bapaslon

  • Whatsapp
Kordiv Hukum KPU Taliabu,Rometi Haruna

Bobong, Haliyora.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pulau Taliabu dijadwalkan mulai melakukan verifikasi ijazah Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu pada Pilkada serentak tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Kordinator Divisi (Kordiv) Hukum KPU Kabupaten Pulau Taliabu, Rometi Haruna, saat dikonfirmasi Haliyora.com pada Rabu (09/09/2020) via sambungan telepon.

“Hari ini kami (KPU) sudah mulai pemeriksaan keabsahan ijazah dari kedua Bapaslon, dan hari ini juga sudah ada Pak Aksa Puko (komisioner KPU) yang ke Manado, untuk pemeriksaan ijazah S1 Pak Muhaimin syarif. Sedangkan besok, kami juga akan ke SMA 9 Semarang untuk pemeriksaan ijazah SMA Aliong Mus. Dan selanjutnya kami akan ke sulawesi tenggara ke SMA 1, untuk pemeriksaan ijazah calon wakil bupati, pak Ramli, dan Muhaimin Syarif untuk ijazah SMA Lake Limbo Gu Buton Tengah. Sementara untuk ijazah Calon wakil bupati Syarifudin Mohalisi itu, nanti kami ke Bogor untuk ijazah D3nya di IPB, dan Ijazah SMAnya di Bobong. Namun untuk ke Sulawesi Tenggara itu kami belum bisa tentukan waktunya,”katanya.

Lanjutnya, setelah pemeriksaan keabsahan ijazah secara faktual, dan verifikasi admistrasi partai politik dari kedua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Pulau Taliabu, KPU akan melakukan pleno hasil verifikasi, dan akan ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu pada tanggal 23 September tahun 2020.

“Jadi setelah selesai kami verifikasi ijazah dan admistrasi partai politik ini, kami akan pleno internal hasil verifikasi, selanjutnya kami akan umumkan (tetapkan) siapa yang memenuhi syarat (lolos) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, yang dijadwalkan pada taggal 23 September 2020 nanti,”ungkapnya

Ia juga menambahkan, ijazah SMA menjadi syarat wajib yang harus dimasukkan bagi Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu.

“Jadi biar dong ada Ijaza S1 atau Doktor dan Profesor sekalipun, tapi Ijazah SMA itu wajib harus dimasukkan, karena itu yang menjadi syarat utama,”jelasnya.(Ham-Dr)

Pos terkait