Setiap Cakada Wajib Swab Tes, Jika Positif Covid-19, Ini Perlakuannya

  • Whatsapp
Komisioner KPU Malut Divisi Tekhnis ir. Hi. Buchari Mahmud M.Si

Ternate, Haliyora.com

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Propinsi Maluku Utara (Malut) mengagendakan Swab tes bagi setiap Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Calon Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk mengikuti Swab Tes, pada 4 sampai 7 September 2020 nanti.

Bacaan Lainnya

Devisi Teknis Ir. Hi Buchari Mahmud, M.Si mengatakan, bahwa Swab Tes tiap Bapaslon akan ditangani langsung tim pemeriksa kesehatan Bapaslon RSUD Chasan Boesorie, Ternate. Swab tes wajib diikuti tiap Bapaslon setiap daerah di Malut yang ikut dalam kontestasi Pilkada serentak Desember 2020.

“Musti ikut samua karena sebelum periksa kesehatan jasmani, rohani dan bebas Narkoba (akan) didahului dengan Swab tes,” teŕang Buchari.

Buchari menjelaskan, bahwa agenda Swab tes bagi setiap Bapaslon merujuk pada PKPU Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain itu lanjutnya, merujuk pada Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor : 231/PL.03.1-Kpt/06/KPU/XII/2017 tentang Petunjuk Teknis Standar Kemampuan Jasmani dan Rohani serta Standar Pemeriksaan Kesehatan Jasmani, Rohani, dan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Dia menegaskan, jika Bapaslon atau salah satu pasangannya terpapar positif Covid-19 lewat hasil swab tes tersebut, maka akan di isolasi selama 10 hari di bawah pengawasan dokter pemeriksa. “Kalau hasilnya negatif akan dilanjukan pemeriksaan kesehatan (Jasmani, Rohani dan Tes Narkoba)”, tutupnya. (Ichal)

Pos terkait