Ternate, Haliyora.com
Nama Muhajirin Bailusy akhir-akhir ini ramai diperbincangkan. Ketua DPRD Kota Ternate itu disebut-sebut bakal maju bertarung sebagai salah satu calon walikota Ternate periode 2020-2025.
Ketua DPC PKB Kota Ternate itu, disebut memiliki peluang besar untuk lolos sebagai calon walikota. Pasalnya, PKB sendiri sudah memiliki empat kursi di parlemen Kota Ternate. Dia sisa mencari tambahan dua kursi untuk mendaftar sebagai calon.
Muhajirin sendiri ketika dikonfirmasi Haliyora.com terkait wacana pencalonan, dirinya menyatakan siap melepas jabatan Ketua DPRD Kota Ternate yang dijabatnya sekarang jika PKB mengusung dirinya menjadi calon walikota pada pilwako 2020.
“Kalau SK (rekomendasi) PKB diberikan kepada saya, maka saya siap mengundurkan diri dari ketua DPRD Kota Ternate,” tandasnya, Selasa (18/08/2020) di kantornya.
Ia mengatakan, rekomendasi DPP PKB untuk calon walikota Ternate akan diumumkan hari Rabu, tanggal 26 Agustus 2020 pekan depan.
“Tadi ketua wilayah sudah telpon sama saya untuk ke Jakarta, akan tetapi saya masih memimpin rapat Banggar jadi saya tunda,”ujarnya.
Muhajirin sendiri nampaknya serius ingin maju bertarung di Pilwako Ternate kali ini. Itu terbaca ketika ditanya tentang pilihannya apakah tetap menjadi anggota DPRD atau menjadi walikota, ketua DPC PKB Kota Ternate itu menanggapi secara politis.
“Kalau saya jadi Walikota, maka apa yang dikehendaki masyarakat bisa langsung bicara atau dieksekusi jika memungkinkan, tapi kalau DPRD kita masih melakukan negosiasi lagi, itu lama,”ujar politisi yang sering disapa Gus Jir.
Punya peluang menjadi calon walikota, sejumlah kandidat sudah mulai bermanufer ingin berpasangan dengan Muhajirin sebagai calon wakilnya.
Paling tidak ada dua nama yang santer disebut mendekati PKB yakni Firman Mudafar Syah dan Iswan Hasyim.
Muhajirin mengaku saat ini yang intens berkomunikasi adalah Firman. “Komunikasi politik yang paling intens itu dengan Firman Syah,” kata Muhajirin.
Bukan hanya itu, Ia mengaku Perindo Kota ternate juga mulai mendekati dirinya. Katanya, Perindo akan mendukung pencalonan dirinya jika Yamin Tawari (YT) gagal mendapatkan rekomendasi PPP.
Selain itu, lanjut Muhajirin, PKS juga berpeluang berkoalis dengan PKB.”Nah, kalau Perindo dan PKS bergabung berarti selesai,”ujar Gus Jir optimis. (Sam)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!