Ketua Fraksi PKB Anggap Bupati Halsel “Pandang Enteng” Institusi DPRD

  • Whatsapp
Ketua Fraksi PKB DPRD Halsel, Safri Talib (foto : Istimewa/Facebook.com)

Halsel, Haliyora.com

Ketua Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Safri Talib menilai Bupati Bahrain Kasuba telah menganggap remeh (Pandang Enteng) marwah institusi DPRD.

Bacaan Lainnya

Safri mengatakan bahwa sikap “Pandang Enteng” ini ditunjukkan Bupati Bahrain Kasuba lewat ketidak hadirannya pada Rapat paripurna laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2019 dan pandangan umum fraksi-fraksi, di Aula Kantor DPRD Halsel, Jumat (10/7).

Ketua Fraksi PKB ini, sempat meminta agar rapat Paripurna ditunda menunggu kehadiran Bupati, akan tetapi Wakil Bupati yang hadir saat itu beralasan bahwa Bupati masih berada di luar daerah. Akhirnya Safri melakukan walk out dari rapat paripurna karena Pimpinan sidang yang dipimpin Wakil ketua I Muslim Rakib, yang juga dari Fraksi PKB tetap melanjutkan rapat meski tanpa kehadiran Bupati.

“Kalau baru satu kali boleh, tapi ini dari semua rapat paripurna penyampaian ranperda Bupati tidak hadir dan bahkan saat dia berada di Bacan saja tidak mau hadir dalam paripurna. Kalau saya hitung selama tujuh bulan saya di DPRD, Bupati baru hadir dalam 3 Kali paripurna, Yaitu Paripurna Pelantikan DPRD, Pelantikan Ketua DPRD dan Paripurna HUT Halsel,” ungkapnya marah.

Safri menjelaskan bahwa dalam tata tertib dijelaskan bahwa penyampaian rancangan peraturan daerah itu wajib dihadiri kepala daerah, itu berarti bukan wakil kepala daerah. Dia menjelaskan dalam nomenklatur peraturan perundang-undangan telah diatur ada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Safri membeberkan bahwa Bupati tidak pernah mengikuti setiap digelarnya Paripurna Pembahasan Ranperda, Paripurna penyampaian LKPJ, dan Paripurna Jawaban Bupati atas tanggapan Fraksi. Sedangkan menurut dia, Sudah beberapa ranperda yang telah disahkan menjadi Perda, otomatis Bahrain sudah absen selama lima sampai enam rapat paripurna dalam waktu tujuh Bulan masa Bakti DPRD yang baru dilantik 2019 lalu.

“yang saya sesalkan, ketidakhadirannya itu tidak diinformasikan, nanti kita tanyakan ke Wakil Bupati baru disampaikan Bupati keluar,” geramnya.

Safri berharap, Bupati Halsel lebih mementingkan tugasnya sebagai kepala daerah, sehingga tidak mengabaikan setiap undangan rapat paripurna yang dilayangkan DPRD sebagai mitra kerja. “Apalagi, Rapat-rapat paripurna yang penting seperti paripurna yang digelar hari ini.” Imbuh Safri. (red)

Pos terkait