Kunjungi Malut, Mendagri Diagendakan Bagi Masker dan Buku

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian direncanakan berkunjung ke Maluku Utara pada hari ini, Kamis (09/07/2020).

Bacaan Lainnya

Mendagri dan rombongan dijadwalkan tiba di Kota Ternate pada Kamis siang, sekira pukul 14.30 WIT.

Kedatangan mantan Kapolri ke Maluku Utara itu dalam rangka kunjungan kerja (kunker) persiapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di delapan kabupaten/kota se-Maluku Utara, Desember 2020, sekaligus pengarahan Gugus Tugas Covid-19 Malut.

Untuk persiapan penjemputan dan penyesuaian agenda mendagri di Maluku Utara pada kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar rapat bersama dengan Perwakilan Biro Humas dan Protokoler Kemendagri dalam rapat persiapan yang berlangsung di Royal Resto, Rabu (08/07/2020)

Perwakilan Biro Humas dan Protokoler Kemendagri, Riski, dalam rapat tersebut mengatakan, kedatangan Mendagri M. Tito Karnavian didampingi empat direktur jenderal (Dirjen) Kemendagri.

Sesuai jadwal, kata Riski, rombongan akan bertolak dari Kendari menuju Ternate. Sesuai protap Kemendagri, Tito Karnavian dan rombongan hanya bisa dijemput Gubernur Malut, Kapolda Malut, dan Danrem 152 Babullah.

“Bahkan untuk foto juga tidak dibolehkan. Selanjutnya menuju ke lokasi acara di Royal Resto, Kelurahan Kalumpang,” kata Riski.

Riski menjelaskan, ada dua agenda dalam kunjungan menteri, yakni pemaparan terkait persiapan Pilkada serentak pada 9 Desember dan memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas covid-19 Malut.

Menurut Rizki, Mendagri meminta delapan kepala daerah yang akan melaksanakan pilkada hadir dalam pemaparan terkait persiapan pelaksanaan Pilkada serentak itu. “Namun informasinya, bupati Kabupaten Sula dan Taliabu tidak dapat hadir, katanya kendala transportasi,” ujar Riski.

Kegiatan Mendagri dalam kunjungannya di Maluku Utara sudah diatur secara detail, bahkan jatah waktu unutk pemaparan dalam pertemuan nanti juga sudah diatur

Kata Riski, pada rapat persiapan pilkada nanti, waktu yang diberikan untuk pemaparan Ketua KPU Malut hanya 5 menit. Begitu juga pemaparan Ketua Bawaslu Malut, pembacaan doa hanya satu menit. Sementara untuk laporan gubernur disesuaikan oleh pemandu acara.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembagian masker sebanyak 500 picis dan pemberian buku tentang covid.

“Wartawan juga diberikan porsi untuk koferensi pers. Namun porsi wartawan di batasi. Yang ikut dalam kegiatan hanya wartawan TV, cetak, online, majalah. Itu pun selama acara berlangsung mereka hanya berada diluar dan mengikuti melalui pengeras suara dan infokus yang disiapkan jika memungkinkan. Petinggi Malut pun dibatasi,”jelas Riski.

Ia menambahkan, Total keseluruhan waktu kegiatan Mendagri di Maluku Utara hanya 2 jam, dari pukul 15.00-17.00. Selanjutnya menuju ke Bandara dan melakukan perjalanan ke Jayapura,” tutupnya. (jae)

Pos terkait