Alat PCR di RS Chasan Boesoirie Belum Difungsikan, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
RSUD Chasan Boesoirie Ternate (foto : Andre/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Satu unit alat Polymerase Chain Reaction (PCR) bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI untuk Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku Utara belum difungsikan.

Bacaan Lainnya

Alat PCR tersebut ditempatkan di RSUD Chasan Boesoirie. Namun belum dapat dioperasikan untuk melakukan Uji Tes Sweb Pasien Covid-19. Penyebabnya, lantaran terkendala penginstalan.

“Ada beberapa komponen yang masih kurang, salah satunya adalah penginstalan. Karena penginstalan PCR itu butuh ahli. Rencana nanti kan ada kunjungan Kepala BNPB baru bawa ahlinya untuk menginstal,”ungkap sekprov, Samsudin A. Kadir, Jum’at (03/07/2020) di Sahid Bela Hotel.

Terpisah, Kepala Laboratorium Sementara RSUD Ternate, dr. Iyin mengatakan, PCR tersebut belum dapat difungsikan karena masih menunggu alat pelengkap yang lain seperti ekstrasi dan lain-lain.

Ia menambahkan, alat tersebut berkapasitas satu kali running per dua jam dengan jumlah 14-15 spesimen yang diruning.

Meski demikian, Ia belum dapat memastikan berapa banyak Spesimen yang di runing per harinya, “Dalam sehari berapa specimen diruning kita belum tau. Nanti setelah digunakan baru kita lihat dari jam berapa sampai jam berapa bisa running,” pungkasnya (Andre)

Pos terkait