SMA/SMK Halsel Ujian Semester Secara Daring dan Luring

  • Whatsapp
Kabid GTK  Dinas Pendidikan Kabupaten Halsel, Yusuf Untung

Halsel, Haliyora.com

Wabah Covid-19 tidak hanya menjadi masalah di bidang kesehatan, bidang pendidikan pun terkena imbasnya.
Pemerintah Indonesia terpaksa merubah sistem pembelajaran untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemik.

Bacaan Lainnya

Pemerintah lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan sistem pembelajaran secara online (Daring). Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendikbud nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona virus Disease 2019 (Covid-19). Sistim ini sangat akrab dengan jaringan internet (baca, web).

Sementara masih banyak daerah, terutama di pelosok negeri ini belum terjangkau fasilitas internet. Ini yang menjadi problem yang tengah dihadapi satuan pendidikan SD, SMP dan SMA.

Maka solusinya adalah memadukan sistem pembelajaran online (Daring) dan manual (Luring). Pilihan penerapan sistem ini diserahkan kepada masing-msing sekolah disesuaikan akses jaringan internet.

Seperti yang dilakukan di Kabupaten Halmahera Selatan pada kalender sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan melalui pelaksanaan ujian semester pada tanggal 08-16 Juni 2020. Ujian semester dilaksanakan dengan gabungan sistem Daring dan Luring.

Hal itu disampaikan Sekretaris Cabang Dinas Kebudayaan Halsel, Yusuf Untung, ketika dikonfirmasi Haliyora.com pada Sabtu (13/06/2020) via saluran komunikasi telpon genggam.

“Pelaksanaan semester di 55 sekolah SMA dan 24 sekolah SMK di Kabupaten Halmahera Selatan menggunakan sistem Daring dan Luring. Pelaksanaannya pihak sekolah masing-masing yang menentukan sesuai dengan akses jaringan internet di tempatnya,”terang Yusuf.

Yusuf menambahkan, dalam melaksanakan ujian semester seluruh Sekolah SMA maupun SMK yang berada di Halsel mengikuti SE Mendikbub Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dimasa Covid-19, serta terapkan himbauan pemerintah untuk menghindari kerumunan dan jaga jarak,” ucapnya.

Sementara Kepala Sekolah SMA 13 Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Amin Ahmad mengatakan, pihaknya memutuskan untuk melaksanakan ujian semester secara Luring. Bahan semester diantar langsung ke rumah siswa, dan ada guru yang mengawasi siswa dalam mengerjakan bahan semester.

“Bersama panitia semester maupun dewan guru dan wali kelas memutuskan semester di rumah, dan membagi tugas kepada panitia untuk mengawal bahan semester ketika pada saat diantar di setiap rumah siswa,” jelas Amin.

Amin menambahkan, jumlah Siswa SMA Negeri 13 Halsel sebanyak 120 orang. Mereka berasal dari Desa Dolik, Boso, Fulai, dan Durian, serta empat desa di sebrang lautan. “Panitia pengawas semester langsung turun ke desa mengantar bahan atau soal semester ke rumah siswa,”pungkasnya. (Asbar)

Pos terkait