Gara-gara Covid-19, PAD Kota Ternate Anjlok 80 Persen

  • Whatsapp
Sekertaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Jufri Ali (foto : Samsudin/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Sekertaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Jufri Ali mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) memasuki triwulan ke dua menurun hampir 80 persen.

Bacaan Lainnya

Penurunan ini terutama pada penerimaan jenis pajak hotel, restoran, tempat hiburan dan sektor retribusi parkiran. “akibat Covid-19 ini PAD turun jao,”akui Jufri saat disambangi Haliyora.Com diruang kerjanya, Kamis (11/6)

Jufri mengakui, untuk awal tahun 2020 atau triwulan pertama dari Januari sampai Maret pendapatan masih capai sekitar 80 persen, “ pada triwulan pertama, covid belum masif jadi pendapatan masih agak normal,” kata Jufri.

Penurunan mulai nampak terjadi di bulan Maret, April dan Mei ungkap Jufri. Katanya, penurunan ini terdapat disektor Pariwisata seperti Hotel dan restoran. Ini terjadi karena pada sektor usaha tersebut pendapatannya sangat menurun.

“selama pandemi covid, pendapatan dunia usaha menurun, sementara beban operasionalnya besar seperti bayar gaji karyawan, bayar listrik dan air, mau tak mau pengusaha berhentikan sebagian karyawan dan usahanya tutup, makanya selama Maret – April pendapan daerah anjlok sekitar 80 persen,” beber jufri.

Ia menambahkan, dengan adanya kebijakan Pemkota Ternate lakukan relaksasi atau new normal ini sangat baik, hanya saja belum stabil karena baru berjalan lima hari. “relaksasi ini kan tujuannya untuk menggairahkan kembali dunia usaha, cuma baru jalan lima hari, kebijakan ini nantinya akan bikin situasi normal seperti semula” imbuhnya. (Sam)

Pos terkait