Walikota Ternate Ajak Media Sosialisasikan Kehidupan New Normal

  • Whatsapp
Walikota Ternate Burhan Abdurahman (foto: Samsudin/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Sudah lima hari masyarakat Kota Ternate diperkenalkan kehidupan normal baru yang disebut “New Normal” atau dengan istilah lain disebut “Relaksasi”.

Bacaan Lainnya

New Normal atau relaksasi disebut sebagai tatanan hidup normal baru dengan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemic Covid-19.

Diterapkan di Kota Ternate, Pemkot beralasan langkah ini dilaksanakan untuk melonggarkan social distancing, utamanya bagi dunia usaha agar ekonomi warga dapat berjalan kembali sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam pandangan Walikota Ternate, Burhan Abdulrahman, pasca dilaunching 05 Juli 2020 kemarin, new normal dinilai berjalan dengan baik. Denyut ekonomi warga Kota Ternate menurutnya terlihat mulai meningkat, setelah pelaku usaha sedikit bergerak bebas.

Kegiatan usaha perhotelan, restorant, rumah makan, caffe dan lain-lain sudah dibuka bebas. Demikian pula pasar dan mall. Pengunjung mulai ramai berdatangan, walau harus tetap mengikuti protokol kesehatan.

Itu disampaikan Walikota Ternate, saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di kantornya, Rabu (10/06/2020).

“Satu hari sebelum pembukaan relaksasi saya sudah turun lapangan, ke pusat-pusat perbelanjaan. Saya memantau langsung bagaimana pengaturan jarak dan kesiapan mereka memasuki new normal atau masa relaksasi. Saat pemantauan itu saya lihat pengaturannya sudah bagus, seperti di mall, pasar dan lain-lain,”ujar walikota.

Pada saat kita melakukan pemantauan ternyata sudah bagus, seperti di mall, kita berharap yang paling penting sekarang adalah media juga ikut membantu Tim Gugus Tugas.

Meski begitu, sosialisasi kepada masyarakat tentang disiplin mentaati protokol kesehatan di masa new normal harus terus digalakkan. Sebab menurut Burhan, kunci memutus mata rantai penyebaran Virus Corona adalah kesadaran masyarakat melaksanakan protokol kesehatan.

“Kuncinya di kesadaran masyarakat untuk disiplin diri menerapkan protokol kesehatan, seperti pake masker, cuci tangan, jaga jarak dan menjaga imun. tanpa adanya kesadaran masyarakat, maka percuma saja,”imbuh Haji Bur.

Olehnya, Walikota meminta pihak media ikut mensosialisasikan pentingnya disiplin diri mengikuti protokol kesehatan.

“Saya minta media ikut mensosialisasikan kepada masyarakat, walaupun kadang ada media menulis apa yang dilakukan Gugus Tugas itu kurang ini, kurang itu. Tetapi sekali lagi saya minta media ikut membantu Gugus Tugas mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan ini kepada masyarakat, terutama pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan jaga imun tubuh. Kalau protokol kesehatan, terutama empat hal yang saya sampaikan di atas dilakukan dengan baik, maka Covid-19 akan hilang dengan sendirinya,”pinta walikota. (Sam)

Pos terkait