Pasca Lebaran Harga Bawang Merah Melejit

  • Whatsapp
Kondisi Pedagang di Pasar Higienis Kota Ternate (foto: Riko/Haliyora.com)

Ternate, Haliyora.com

Sudah Sepekan usai lebaran Idul Fitri, harga bawang merah di pasar tradisional Kota Ternate mulai naik.

Bacaan Lainnya

Seperti terpantau Haliyora.com pada Senin Pagi (1/06/2020) di Pasar Higienis, Kota ternate Tengah. Harga bawang merah dipatok Rp 90.000 per kilogram. Harga ini naik Rp 20.000 dibandingkan sebelum lebaran yang hanya Rp 70.000 per kilogram.

Beberapa pedagang mengungkap kenaikan harga bawang merah sudah terjadi hampir sepekan lalu dari agen. Mereka membeli dari agen per koli (karung) Rp 4.000.000. Satu koli seberat 80 kilogram. Padahal kalau beli langsung dari penyuplai dengn jumlah dan berat yang sama harganya hanya Rp 2.000.000.

Rata-rata mereka mengaku mendapat suplai dari Manado. Tapi katanya dalam satu minggu pasca lebaran suplai bawang merah dari Manado terhenti, karena kapal dari dan ke Manado tidak beroperasi, akibatnya stok bawang merah berkurang membuat harganya melambung.

“Setelah lebaran ini harga bawang merah naik karena stoknya so kurang. Kami disini rata-rata pasang langsung dari manado baru dong kirim. Tapi so satu minggu ini kapal tara masok. Tong pe pesanan bolom dikirim, makanya harganya mahal. Kalau pasang langsung dari Manado itu satu karong yang barat 80 kg itu Rp 2000.000, tapi sekarang, karena kapal tara masok terpaksa beli di agenTernate dengan harga Rp 4000.000 per karong, sehingga tong harus jual per kilo sekarang ini Rp 90.000. Padahal sebelunya tong jual per kilo Rp 70.000,”ungkap Toni, pedagang bawang di pasar Higienis.

Toni mengungkapkan, dengan kenaikan harga itu, maka pembeli mengurangi jumlah belanjaannya, sehingga otomatis mempengaruhi juga pendapatan.

Dari bincang-bincang dengan sejumlah pedagang, mereka mengatakan lebih suka harga turun agar dagangan cepat laku.

“Kalau kami dari pedagang senangnya harga murah, capat laku, karena biasanya orang beli dalam jumlah banyak,”ujar Toni diamini Gamar, penjual sayur mayur di sebelahnya. (Riko)

Pos terkait