Partai Berkarya Bantah Berikan Dukungan ke Iswan Hasyim pada Pilwako Ternate

  • Whatsapp

Ternate, Haliyora.com

Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan juga Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Berkarya menegaskan bahwa Partai Berkarya belum memberikan dukungan kepada kandidat bakal calon walikota Ternate manapun, termasuk Iswan Hasyim dan juga Nurlela Armayin.

Bacaan Lainnya

Penegasan itu disampaikan langsung oleh salah satu fungsionaris DPW Partai Berkarya yang tidak bersedia namanya dipublis saat dikonfirmasi Haliyora.com via whatsapp, jum’at (29/05/20).

“Partai Berkarya Maluku Utara khususnya DPD Kota Ternate belum memberikan SK B1 KWK untuk kandidat siapapun. Jika ada yang mengaku itu berarti mereka saja, karena kami belum ada surat/perintah dari DPP PB untuk menyiapkan pendaftaran ataupun persiapan pemilukada sehingga belum ada kandidat bakal calon yang kami sampaikan ke DPP ditetapkan sebagai calon. Semua masih dalam proses di DPP,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Bapilu DPP pun belum memberitahukan kepada DPD maupun DPW Partai Berkarya tentang kandidat bakal calon walikota/wakil walikota yang dimaksud.

Adapun nama-nama bakal calon yang diusulkan ke DPP kata dia masih diproses di Pusat, dan itu merupakan urusan internal rumah tangga partai yang belum bisa diketahui orang luar sebelum dipublikasi.

“Yang kami tau proses di DPP terkait nama bakal calon yang kami usulkan ke DPP masih dalam proses. Itu internal kami tidak mungkin masalah internal diketahui orang luar, jadi biarkan saja mereka bebas bicara tapi harus sadari bahwa dari tingkat DPD, DPW sampai DPP itu ada mekanisme internal. Semua partai sama dan yang tau pasti hanyalah internal partai. Lagi pula Iswan Hasjim tidak ikut proses sesuai mekanisme Partai Berkarya,”bebernya.

Kata dia, pihak Partai Berkarya Maluku Utara sudah memberikan kesempatan kepada Iswan Hasjim untuk mendaftarkan diri mengikuti mekanisme partai, tetapi kesempatan itu tidak digunakan Iswan.

Ia menilai Iswan Hasjim terlalu menganggap remeh kepada Pengurus Partai di daerah. Wakil Bupati Halmahera Selatan itu terlalu yakin bahwa segala keputusan ada di DPP dan tidak akan berubah.

Padahal sambungnya, semua partai punya mekanisme internal yang harus diikuti bagi siapa saja yang ingin menggunakan Partai Berkarya sebagai kendaraan politiknya untuk maju sebagai calon dalam pilkada.

Ia menyebutkan, dalam anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ARt) Partai berkarya tertulis jelas, bahwa semua usulan melalui DPW, sementara Iswan tidak mengikuti mekanisme itu.

Olehnya, dia memastikan bahwa seluruh unsur pimpinan dari DPC, DPD, dan DPW tidak akan daftarkan Iswan ke KPU, meski Iswan tetap lewat jendela atau langsung mendaftar ke DPP. Karena pendaftaran itu melalui DPD bukan DPP dan politik bukan keyakinan tapi kejelasan. ”Ada pintu, kase salam dulu baru masuk,”imbuhnya.

Diketahui, sebelumnya Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN), Majid Husen memastikan pasangan Iswan-Nurlelal sudah memnuhi syarat dukungan jumlah kursi parti yang salah satunya adalah Partai Berkarya.(Ichal)

Pos terkait