Rp 9,5 Miliar untuk Tangani Covid-19 di Ternate

  • Whatsapp
Muhajirin Baillusy Ketua DPRD Kota Ternate (foto: Istimewa/Google.com)

Ternate, Haliyora.com

Pandemi Covid-19 ini tak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga mengganggu sektor ekonomi dan aktifitas sosial masyarakat. Akibatnya, Pemerintah Pusat mengeluarkan sejumlah kebijakan dengan menggeser sejumlah anggaran belanja untuk dialihkan pada penanganan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Pemerintah pusat juga menginstruksikan kepada Pemerintah daerah untuk melakukan hal yang sama. Memangkas sejumlah anggaran yang dianggap tidak terlalu penting dan strategis untuk dialihkan pada penanganan Covid-19.

Atas instruksi Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Ternate merealokasi dan fokuskan kembali anggaran belanja tahun 2020 untuk penanganan penyebaran virus berbahaya ini.

Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy saat dihubungi Haliyora.com lewat telpon seluler pada Selasa, (05/05/2020) menyampaikan, Pemkot Ternate telah melakukan penyesuaian anggaran untuk penanganan Covid-19 sebanyak Rp 5,5 miliar.

Katanya lagi, pada tahap pertama penanganannya dari alokasi dan bencana tanggap darurat kurang lebih empat miliar rupiah. Kemudian dilakukan penyesuaian pada beberapa kegiatan dan diajukan ke DPRD kurang lebih Rp 5,5 miliar.

“Penanganan Covid-19 di tahap awal menggunakan dana bencana tanggap darurat. Kemudian dilakukan penyesuaian kembali sekitar sehingga totalnya 9,5 miliar rupiah. Itu yang saya ketahui,” jelasya.

Soal penambahan, kata Muhajirin, sampai saat ini dirinya belum mengetahui kalau pemerintah akan mengajukannya untuk dibahas. “Untuk penambahan saya belum tau. Nanti diajukan baru akan kita bahas lagi bersama,” tutup Muhajirin.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Ternate, Taufik Djauhar saat dihubungi via telepon maupun pesan whatsapp belum merenspon hingga berita ini dirilis. (Sam)

Pos terkait