Cegah Kerumunan, Lurah Toboko Siapkan Tempat Jualan

- Editor

Senin, 27 April 2020 - 21:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haliyora.com, Ternate-Pemerintah Kota Ternate lewat dinas perindustrian dan perdagangan tidak mengiayakan penjualan kue dijalanan dalam situasi wabah Covid-19 saat ini.

Pemerintah hanya mengijinkan penjualan musiman di bulan ramadhan tahun ini terfokus pada lima titik, yakni Pasar Dufa-dufa, pasar Higenis dan pasar Bastiong di Salero dan di depan Masjid Muhajjirin Falajawa.

Namun pantauan Haliyora.com samai hari ke-4 Ramadhan, Senin (27/04) terlihat masih ada penjual ta’zil menggelar dagangan kuenya di berbagai tempat di pinggiran jalan.

“Torang Tara tau kalau pemerintah larang bajual kui di jalan,” ujar ibu Dini, salah seorang penjual kui di depan Masjid Perumnas, Senin (27 April)

Sementara, Lurah Toboko, Iko Hirata menilai kebijakan Dinas Perindag yang hanya memfokuskan penjualan kue di pasar dan tempat lainya, kurang tepat, karena mengundang kerumunan, lantaran semua pembeli akan terkonsentrasi di tempat-tempat tersebut.

“jika keputusan pemerintah kota soal penjualan kue difokuskan hanya beberapa titik, maka yang ada sama saja kita menciptakan kerumunan. Padahal masyarakat dilarang menciptakan kerumunan/ keramain dalam situasi darurat Covid-19,” ujar Iko Hirata, Senin (27/04).

BACA JUGA  Pedagang Kota Baru Akui Dapat Izin Walikota Bangun Lapak, Mubin : Buat Konflik Baru di Masyarakat

Lurah Toboko itu mengatakan demi mencegah penyebaran Covid-19 dan memudahkan masyarakat, maka pihaknya memutuskan menyediakan 4 lokasi di kelurahannya untuk penjual kue/makanan dadakan itu.

“Kami dari kelurahan memutuskan warga kami menjual kue di dalam kelurahan Toboko saja. Tidak perlu keluar jauh-jauh. Untuk itu kami sediakan 4 tempat penjual kue,”ungkap Iko Hirata. (Vik)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 20:28 WIT

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 April 2024 - 19:58 WIT

Asik ! Sekda Halsel Ajak Kades Pulau Makian Joget 100 Juta di Pantai Powate 

Minggu, 7 April 2024 - 22:16 WIT

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Sabtu, 6 April 2024 - 22:27 WIT

Ela-ela, Tradisi Malam Lailatul Qadar di Keraton Kesultanan Ternate

Sabtu, 6 April 2024 - 22:10 WIT

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga

Sabtu, 6 April 2024 - 22:02 WIT

Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame

Jumat, 5 April 2024 - 21:05 WIT

Buka Musrembang, Bupati Halsel : Proyeksi Pembangunan Infrastruktur Pakai 4 Metode Ini

Jumat, 5 April 2024 - 17:34 WIT

Dapat Dukungan Gerindra, Mislan Syarif Siap Calon Bupati Taliabu

Berita Terbaru

Ilustrasi Inflasi

Ekobis

Pasca Idul Fitri, Inflasi Diproyeksi Tembus 3,6 Persen

Jumat, 12 Apr 2024 - 20:28 WIT

Pasar cabai dan tomat (foto ilustrasi)

Headline

Harga Rica dan Tomat di Sula Merangkak Naik H-2 Lebaran

Minggu, 7 Apr 2024 - 22:16 WIT

error: Konten diproteksi !!