Pedagang Kue Depan Dhuafa Center Difasilitasi Disperkim Kota Ternate

Ternate, Haliyora.com

Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota ternate menyediakan fasilitas berupa tenda untuk pedagang kue musiman di depan Duafa Center. Bantuan itu dilakukan untuk mempermudah warga yang setiap ramadhan berjualan kue.

Hal ini disampaikan kepala dinas Perkim Kota Ternate, Nuryaddin Rachman. Kadis Perkim yang juga anggota tim Gugus Tugas Covid -19 bidang pemulihan dan pelayanan dasar mengatakan, fasilitas itu disediakan karena animo masyarakat untuk menjual kue pada bulan suci ramadhan cukup tinggi, begitu pula pembelinya, sehingga melebihi kapasitas tempat yang tersedia.

Untuk itu pihaknya menyediakan fasilitas agar bisa menampung penjual yang belum mendapatkan tempat yang layak. Katanya, nanti sejumlah penjual kue musiman yang berjualan di depan Taman Nukila akan digeser ke Tenda depan dan samping Duafa Center, jika aktivitas mereka mengundang kerumunan.

BACA JUGA  Satgas KPK Wilayah V Rekomendasikan BPRS Saruma Halsel Ditutup, Ini Respon Komisaris Utama

“Jadi sekarang ini ada sejumlah ibu-ibu yang berjualan di depan taman Nukila. Itu torang akan pantau, kalau memang dilihat kerumunan yang cukup membahayakan nanti sebagian digeser ke sini depan dan samping Duafa Center ini, sehingga standar SOP kesehatan yang diterapkan itu jalan,” kata Nuryadin kepada wartawan di depan Duafa Center, Sabtu (25/04).

Nuryadin menambahkan, fasilitas berupa tenda yang dibangun itu dinamakan Restu Tajil Ramadhan.

BACA JUGA  Hadirkan Tiga Kadis di Sidang Kasus Eks Gubernur Malut, Hakim Singgung Jual Beli Tanah

“Jadi orang yang mau beli kue dan bawa kendaraan tidak perlu turun dari kendaraan. Jadi sifatnya langsung. Jadi nanti kita buat tempat satu jalur untuk roda 4, satu jalur untuk roda dua,” jelas Nuryadin.

Menurut Nuryadin, langkah tersebut dilakukan agar kegiatan ekonomi warga tetap jalan di tengah-tengah pandemi Covid-19, namun diupayakan tetap dalam control dan pengawasan ketat.

“Torang harus berupaya untuk tetap mendorong berjalannya ekonomi masyarakat dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan yang ketat baik penjual maupun pembeli,” terangnya. (rico)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah