ASDP: “Instruksi Gubernur Tak Jelas, Rute Ternate-Bitung tetap Operasi

- Editor

Kamis, 23 April 2020 - 23:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Haliyora.com

Meski Instruksi Gubernur Maluku Utara tentang Penutupan Pelabuhan mulai berlaku tanggal 22 April, namun Pelabuhan Penyeberangan Feri rute Ternate-Bitung belum bisa ditutup pihak ASDP. Pasalnya, ASDP merasa Instruksi Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) tidak dicantumkan batas waktu berlakunya penutupan pelabuhan.

“Yang menjadi masalah di kami itu soal batas waktunya apakah sampai 14 hari atau lebih. Itu yang menjadi masalah. Sampai sekarang kami tidak mengetahui batasan waktunya. Kalau dibilang mulai tanggal 22 lalu batas waktunya kapan baru dibuka lagi,” ujar Manajer Usaha dan Operasional ASDP Ternate, Marsadik pada Haliyora.com, Kamis (23/04/2020).

Masih terkait soal batas waktu penutupan, Marsadik menilai dalam Instruksi Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK) masih ngambang dan tidk jelas. sehingga perlu dipertanyakan kejelasannya supaya tidak keliru dalam menerapkan instruksi itu.

Untuk itu, lanjut Marsadik, pihaknya akan menggelar rapat lintas sektoral untuk mengevaluasi semua isi Instruksi Gubernur itu, item per item.

BACA JUGA  Masih Dicengkeram, Korban Keganasan Buaya di Danau Tolire Sulit Dievakuasi

“Namanya surat perintah atau Instruksi itu tidak boleh gelondongan kaya begitu, harus jelas, sehingga kami tidak salah melangkah, nanti kami disalahkan lagi, karena yang berhubungan langsung di lapangan itu kami, jadi dasar surat itu apa dan sampai kapan,” tandas Marsadik. (Sam)

Berita Terkait

Pj Kades Maluli di Taliabu Diduga Potong BLT Warga
Polres Morotai Lidik Kasus Penimbunan Mitan Subsidi di Darame
Mantan Kadis PUPR Malut Akui Pernah Setor ke AGK 
Uje Akui Cicipi Fee Proyek di Pemprov Malut
Di Sidang Stevi, Presdir Tri Mega Sampaikan Alasan Tolak Jalan Masuk Kawasan Perusahaan 
Inspektorat Lamban Audit Kerugian Dugaan Korupsi DAK Dispar Morotai
Saksi di Sidang Cristian, Daud Ismail Akui Ditransfer Rp 600 Juta
Lawan Perintah AGK Kumpul Duit Rp 5 M, Udin Djuba Akui Didepak dari Kadis PUPR
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 21:54 WIT

Hasil Asesmen Kadis PUPR Morotai Sudah Keluar, Siapa yang Bakal Dilantik ?

Selasa, 16 April 2024 - 21:34 WIT

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 April 2024 - 21:29 WIT

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 April 2024 - 18:56 WIT

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 April 2024 - 18:51 WIT

Ada SiLPA Rp 20 Miliar, Pemkab Halsel Komitmen Tuntaskan RSP Pulau Makian

Selasa, 16 April 2024 - 13:11 WIT

Bulan Mei, CJH Morotai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Selasa, 16 April 2024 - 12:59 WIT

Akun SIPD Diblokir, Pemprov Malut Merespon

Selasa, 16 April 2024 - 10:45 WIT

Hari Pertama Berkantor, Pj Bupati Morotai ‘Warning’ Pimpinan OPD

Berita Terbaru

Pj Bupati Umar Ali

Headline

TPP ASN Morotai Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pj Bupati

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:34 WIT

Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar

Headline

Kasus Penganiayaan Ketua PPK Garut di Halsel Naik Status

Selasa, 16 Apr 2024 - 21:29 WIT

Plt Gubernur Malut M. Al Yasin Ali saat diwawancarai wartawan, Kamis (01/02/2024).

Headline

Segera, 40 Pimpinan OPD Bakal Dievaluasi Plt Gubernur Malut

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:56 WIT

error: Konten diproteksi !!