1 Pasien Halsel Positif Corona, 23 Orang Anggota Keluarga Jalani Rapid Test

- Editor

Kamis, 23 April 2020 - 22:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Haliyora.com

1 Pasien dalam pengawasan (PDP) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang telah diisolasi di RSUD Labuha sejak Senin 14 April lalu dinyatakan Positif Corona (Covid-19) setelah dikeluarkannya hasil Swab Tes dari laboratorium Makassar, Kamis (23/4).

Sekertaris Satgas Covid-19 Halsel Daud Djubedi, Kamis (23/4), membenarkan bahwa 1 pasien berstatus PDP sudah terkonfirmasi positif. Akan tetapi pasien positif yang merupakan perempuan berumur 60 Tahun tersebut masih dalam kondisi baik. “iya, saat ini pasien masih dalam kondisi baik,” kata Daud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Daud, Pasien Positif Corona, warga Desa Mandaong kecamatan Bacan Selatan tersebut, tidak akan dirujuk ke RSUD Hasan Boesori Ternate. Karena RSUD Labuha telah ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 berdasarkan SK Gubernur Maluku Utara Nomor : 291/KPTS/MU/2020 Tentang penetapan nama RS rujukan Penyakit Corona Virus Disease 2019 (Vovid19). “kita akan rawat di RSUD Labuha,” ujar Daud.

BACA JUGA  Polres Morotai Terus Dalami Kasus Kematian IRT Asal Desa Rahmat

Kata Daud, dengan terkonfirmasi Positif salah satu Pasien tersebut, maka Tim Medis Satgas akan melakukan rapid tes kedua kepada 23 orang yang merupakan Keluarga pasien dan karyawan Toko milik salah satu anak pasien tersebut. “Rencananya besok (Jum’at-Red) akan kita lakukan Rapid tes kedua kepada 23 orang itu yang sementara menjalani karantina di rumah milik Pasien terkonfirmasi positif itu,”ungkapnya.

BACA JUGA  Di Halsel, Empat Warga Desa Malapat Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebelumnya, Pasien diketahui memiliki riwayat perjalan dari Bogor- Jakarta – Ternate- Bacan usai mengunjungi cucunya, dan tiba kembali di Bacan pada 28 Maret lalu. Karena riwayat perjalanan itu, dia menyandang status ODP dan menjalani Rapid Tes pertama dengan hasil non reaktif. Setelah menjalani Rapid tes Kedua, 14 April 2020, pasien tersebut dinaikkan statusnya dari ODP ke PDP oleh Tim medis Satgas Covid-19 Halsel. Hal itu karena hasil Rapid tes Reaktif dan pasien mengalami gejala Pneumonia. (liken)

Berita Terkait

Halteng Target jadi Lumbung Beras di Maluku Utara
Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK
Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta
Saksi Imran Yakub Berikan Duit ke Eks Gubernur Malut Karena Ingat Pesan Orang Tua
Loyal jadi Alasan Kadis Pertanian Pakai Uang Kontraktor Untuk Diberikan ke Mantan Gubernur Malut
Selain Ajudan, 3 Pimpinan OPD juga Dihadirkan di Sidang OTT Mantan Gubernur Maluku Utara
Begini Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Penerbitan Izin Tambang di Maluku Utara
Anggaran Mami dan Perjalanan Dinas Wakil Gubernur Malut Naik Status, Kasi Penkum : Kerugian Lagi Dihitung
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:46 WIT

Kadis Perindag Maluku Utara Ajak Semua Pihak Pikirkan Jaminan Hidup Warga di Kawasan Industri

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:40 WIT

Dinkes Kota Ternate Lakukan Pengawasan Post Market Produk Makanan dan Minuman 5 IRTP

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:45 WIT

Pemprov Maluku Utara Hiasi Kota Sofifi dengan Ribuan Jenis Bunga

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:04 WIT

Tekan Inflasi Jelang Idul Adha 2024, Disperindag Maluku Utara Gelar Pasar Murah

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:13 WIT

Dukung MCP KPK, Dinas Perkim Maluku Utara Mulai Mendata Aset

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:46 WIT

Disperindag Maluku Utara Kembangkan Tenun Koloncucu Sebagai Warisan Leluhur

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:56 WIT

PLN UIW MMU Distribusikan Gerobak Sampah Listrik di Kota Ternate Sebagai Wujud Peduli Lingkungan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:37 WIT

Dinkes Ternate Raih Juara Penilaian Kinerja Penurunan Angka Stunting Tahun 2023

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!